Suara.com - Amerika Serikat pada hari Rabu mengatakan Israel harus menghindari tindakan militer seperti Gaza di Lebanon setelah Perdana Menteri Benjamin Netanyahu memperingatkan bahwa Israel berisiko mengalami "kehancuran" seperti itu di wilayah Palestina.
"Tidak boleh ada tindakan militer di Lebanon yang mirip dengan Gaza dan menghasilkan hasil yang mirip dengan Gaza," kata juru bicara Departemen Luar Negeri Matthew Miller kepada wartawan.
Namun, kepala angkatan bersenjata Israel Herzi Halevi berjanji akan terus melakukan pemboman intensif terhadap target-target Hizbullah yang telah menewaskan lebih dari 1.200 orang sejak 23 September, "tanpa memberi mereka waktu istirahat atau pemulihan".
Dalam panggilan telepon pada hari Rabu, Presiden AS Joe Biden memberi tahu Netanyahu untuk "meminimalkan bahaya" terhadap warga sipil di Lebanon, khususnya di "daerah padat penduduk di Beirut", kata Gedung Putih.
Gedung Putih menambahkan bahwa kedua pemimpin telah sepakat untuk tetap "berhubungan dekat" selama beberapa hari mendatang.
Netanyahu mengatakan dalam pidato video kepada rakyat Lebanon pada hari Selasa: "Anda memiliki kesempatan untuk menyelamatkan Lebanon sebelum jatuh ke jurang perang panjang yang akan menyebabkan kehancuran dan penderitaan seperti yang kita lihat di Gaza."
Ia menambahkan: "Bebaskan negara Anda dari Hizbullah sehingga perang ini dapat berakhir."
Berita Terkait
-
Netanyahu Sebut Lebanon Bakal Hancur Seperti Gaza, Amerika Serikat: Itu Bukan Keinginan Kami
-
Palestina Desak AS dan Barat Hentikan Penjualan Senjata ke Israel
-
Badai Milton Hantam Florida, 3.000 Penerbangan Dibatalkan Hingga Perintah Biden untuk Evakuasi: Masalah Hidup dan Mati
-
Semakin Panas! Presiden Joe Biden Bahas Serangan Balik ke Iran dengan Netanyahu
-
Kegagalan Militer Zionis: Hizbullah Berhasil Halau Operasi Darat di Lebanon
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Gibran dan Teddy Indra Wijaya Jadi Magnet Pilres 2029, Hensa: Semua Bergantung Keputusan Prabowo
-
Rusia Minta Evakuasi Diplomat dari Ibu Kota Ukraina, Eropa Memanas
-
Gaza Kembali Membara! Serangan Israel Tewaskan Kolonel Polisi dan Lukai 17 Orang
-
Tulisan Tangan Terakhir Jeffrey Epstein Dipublikasikan, Isi Pesannya Bikin Geger
-
Ancaman Baru Setelah COVID? Argentina Dituding Jadi Sumber Wabah Hantavirus
-
Kelicikan Zionis Israel, Beirut Selatan Dibombardir Saat Gencatan Senjata
-
Warga Perumahan Taman Mangu Indah Bantah Isu Banyak Rumah Dijual Akibat Banjir
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate