Suara.com - Serangan rezim Zionis di Jalur Gaza menewaskan 36 warga Palestina pada hari Sabtu.
Menurut Al Jazeera, sumber-sumber rumah sakit di Jalur Gaza mengumumkan bahwa delapan anggota keluarga tewas dalam pengeboman sebuah rumah tinggal di Kamp Al-Nuseirat di pusat Jalur Gaza.
Beberapa media berita juga melaporkan bahwa pasukan Israel memutus rute utama antara Kota Gaza dan wilayah utara dengan tanggul.
Mereka menambahkan bahwa puluhan ribu orang dikepung di Jabalia dan Jalur Gaza utara.
Karena itu, tentara Israel menargetkan staf medis, pasukan bantuan, dan ambulans, karena sejumlah besar mayat tertinggal di bawah reruntuhan atau di jalan.
Media Palestina melaporkan bahwa tentara Israel tidak mengizinkan bantuan makanan memasuki Jalur Gaza utara yang telah menempatkan penduduk wilayah utara dalam risiko kelaparan.
Kementerian Kesehatan Palestina di Jalur Gaza mengumumkan pada hari Sabtu bahwa sedikitnya 42.175 warga Palestina di Jalur Gaza telah tewas dan lebih dari 98.336 lainnya terluka dalam serangan rezim Zionis sejak dimulainya Operasi Badai Al-Aqsa Oktober lalu.
Berita Terkait
-
Cerita Mahasiswa Aceh Terpaksa Dipulangkan Dari Lebanon: Tentara Yahudi Tiap Hari Menyerang
-
Tegas! Iran Akan Bersama dengan Lebanon di Tengah Serangan Israel
-
Serangan 'Minggu Pagi' Hizbullah, Tentara Israel yang Sedang Berkumpul Jadi Sasaran Roket
-
Prajurit TNI Jadi Korban Bidikan Tank Merkava Israel Di Lebanon, Begini Respons KASAD
-
Pasca Serangan ke Israel, Iran Larang Perangkat Komunikasi di Pesawat, Ada Apa?
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim
-
Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok
-
140 Titik di Banten Darurat Air Bersih