Suara.com - Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Budi Gunawan akhirnya menampakan dirinya usai mengikuti acara pembekalan calon menteri Prabowo-Gibran di Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (16/10/2024).
Berdasarkan pantauan Suara.com di lokasi, sejumlah tokoh calon menteri keluar satu persatu dari kediaman Prabowo di Hambalang itu usai ikuti pembekalan.
Kehadiran Budi Gunawan sebelumnya tak terlihat oleh awak media di lokasi. Kehadirannya pun hanya dikonfirmasi orang-orang ikut di dalam acara tersebut.
Sampai akhirnya Budi Gunawan menunjukan batang hidungnya di hadapan media dengan menggunakan kemeja putih seperti tokoh calon menteri yang lain. Ia hanya menunjukan gestur salam dengan tangannya sambil menebar senyuman.
Terlihat juga Budi melambaikan tangannya kepada awak media yang meliput. Kendati begitu, Budi tak memberikan sepatah kalimat usai meninggalkan Hambalang.
Kehadiran Budi pun mengonfirmasi kabar dirinya akan ada dalam kabinet pemerintahan Prabowo. Meski sebelumnya Budi tak terlihat dipanggil Prabowo ke Kertanegara beberapa hari lalu.
Sebelumnya, salah satu calon menteri dalam kabinet Prabowo-Gibran ke depan, Budi Arie, menyampaikan, jika dalam acara pembekalan tokoh-tokoh calon menteri di Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang tak ada kader PDIP.
Menurutnya di dalam acara hanya terlihat orang dekat PDIP yakni Kepala BIN Budi Gunawan.
"Nggak ada (kader-kader PDIP), Pak Budi Gunawan aja tadi," kata Budi usai acara pembekalan di lokasi, Rabu (16/10/2024).
Baca Juga: Zulhas Ungkap Hal Penting Ditekankan Prabowo Saat Pembekalan: Swasembada Pangan Lima Tahun Mendatang
Adapun dalam acara, kata Budi, hanya diberikan pembekalan terkait masalah geostrategis hingga geopolitik.
"Jadi Pembekalan mulai dari tadi jam 8 pagi, bicara tentang geostrategis, geopolitik, geoekonomi dan bagaimana menyolidkan tim kabinet Prabowo-Gibran," ujarnya.
"Disampaikan oleh Pak Prabowo dan bicara hal-hal yang sangat penting dan strategis untuk menopang dan mendorong kemajuan Indonesia," sambungnya.
Berita Terkait
-
Zulhas Ungkap Hal Penting Ditekankan Prabowo Saat Pembekalan: Swasembada Pangan Lima Tahun Mendatang
-
Budi Arie Sebut Tak Ada Kader PDIP Di Acara Pembekalan Calon Menteri: Cuma Budi Gunawan
-
Terungkap! Gibran Tak Ikut Beri Arahan Pembekalan Calon Menteri: Cuma Mendengarkan
-
Ada 23 Calon Menteri Dari Parpol, Prabowo Diwanti-wanti Potensi Korupsi APBN
-
Bocoran Supratman Andi Agtas Usai Pembekalan Di Hambalang, Prabowo Minta Kabinetnya Bijak Soal Ini
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- Sunscreen Apa yang Bikin Glowing? Ini 7 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
Pilihan
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
-
Prabowo: Hukum Tak Boleh Dipakai untuk Balas Dendam Politik
Terkini
-
Dilarang Dekat Mabes, BEM UI Beberkan Rapor Merah 602 Kasus Kekerasan Polri di Depan Gedung ASEAN
-
Presiden Belarus Tiba di Jakarta, Disambut Menhan Sjafrie Sjamsoeddin
-
Dapat Kado Keranda Mayat dari BEM UI, Kapolri Akui Polri Belum Sempurna dan Butuh Kritik
-
Kepalanya Busuk, Bawahnya Pasti Busuk! BEM UI Meradang Usai Aksi Bawa Keranda Dihadang
-
Kado Keranda Mayat BEM UI Dilucuti Polisi, Demo #MatinyaReformasiPolri Ricuh
-
Tarif Transjabodetabek Bisa Berubah Total, Pola Jauh-Dekat Beda Harga
-
Buntut 5 Peserta Tewas, Kemhan Pangkas Durasi Latihan SPPI Jadi 2 Pekan
-
Disekat Mulai dari Pintu Masuk! Begini Skenario Ketat Sidang Perdana dr Tifa Besok
-
Drama Penyekapan Senen: Korban yang Disekap dan Dirantai Kini Dilaporkan Kasus Pencurian
-
Buntut Tragedi 5 Peserta Meninggal, Kemenhan Hapus Materi Militer dan Senjata di Program SPPI