Suara.com - Ketua Umum DPP PDI Perjuangan (PDIP), Megawati Soekarnoputri turut hadir langsung di Sidang Terbuka Promosi Doktor Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto di Balai Sidang Universitas Indonesia (UI) Depok, Jawa Barat, Jumat (18/10/2024).
Berdasarkan pantauan Suara.com, Megawati tiba di lokasi dengan mengenakan pakaian kebaya berwarna merah dilengkapi dengan selendang berwarna senada.
Megawati datang didampingi putranya yang juga Ketua DPP PDIP M Prananda Prabowo.
Ia disambut langsung Hasto dan jajaran PDIP lainnya. Sejumlah elite PDIP lainnya yang turut terlihat yakni Ganjar Pranowo, Eriko Sotarduga, Ahmad Basarah, Bintang Puspa Yoga hingga Ronny Talapessy.
Kemudian Megawati pun memasuki ruangan sidang. Sidang lalu digelar Megawati lantas duduk di kursi yang gelah dipersiapkan.
Selain elite-elite PDIP, turut hadir juga pengamat politik, Rocky Gerung.
Hingga berita ini ditulis, sidang promosi Doktor terhadap Hasto masih terus berjalan.
Untuk diketahui, Hasto mengikuti program doktoral yang ke-2 di Sekolah Kajian Strategic dan Global (SKSG) Universitas Indonesia usai sebelumnya pada 2022.
Hasto menyelesaikan program doktoral di UI selama 3 tahun, dan akan menjadi doktor dengan disertasi berjudul "Kepemimpinan Strategis Politik, Ideologi, dan Pelembagaan Partai serta Relevansinya terhadap Ketahanan Partai: Studi pada PDI Perjuangan". Dalam disertasi tersebut, Hasto mengontsruksikan Teori Pelembagaan Partai dalam kaitannya dengan Ketahanan Partai.
Baca Juga: Beda Masa Studi S3 Bahlil Lahadalia vs Hasto Kristiyanto, Publik Minta Jangan Disamakan
Hasto mengatakan, dirinya lega bisa menyelesaikan studi doktoral di tengah kesibukannya sebagai sekjen partai terbesar di Indonesia yang menjalankan arahan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri.
Berita Terkait
-
Ahmad Basarah Mendadak Sambangi Kediaman Megawati, Ada Apa?
-
Besok, Megawati Direncanakan Hadiri Sidang Terbuka Promosi Doktoral Hasto di UI
-
Beda Masa Studi S3 Bahlil Lahadalia vs Hasto Kristiyanto, Publik Minta Jangan Disamakan
-
Jumat Besok Giliran Hasto PDIP Sidang Doktoral di UI, Netizen: Jangan Samakan, Tidak Semua Orang Itu Bahlil
-
Beredar Kabar Prabowo-Megawati Bertemu, Begini Kondisi Di Teuku Umar Malam Ini
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Sadis! Pria di Bantul Tewas Ditebas Parang di Depan Anak Istri Saat Tertidur
-
Minta Restu Jokowi, Mantan Bupati Indramayu Nina Agustina Bachtiar Gabung PSI
-
Sumsel Berduka, Mantan Gubernur Alex Noerdin Meninggal Dunia
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
Terkini
-
Harga Pangan Jakarta Mulai Merangkak Naik di Awal Ramadan
-
KPK Periksa Mantan Wakil Bupati Pati hingga Sejumlah Kepala Desa Terkait Dugaan Pemeresan Sudewo Cs
-
Suami Dwi Sasetyaningtyas Kena Sanksi LPDP, Mahfud MD Bongkar Alasan Ngeri WNI Benci RI
-
Kemenkes Reformasi Skema PPDS, Utamakan Putra Daerah untuk Atasi Krisis Dokter Spesialis
-
Kasus Korupsi Eks Dirjen Kominfo Semuel Abrijani: Apa Alasan Jaksa Menunda Pembacaan Tuntutan?
-
Sadis! Pria di Bantul Tewas Ditebas Parang di Depan Anak Istri Saat Tertidur
-
Mahfud MD Geram Pernyataan Dwi Sasetyaningtyas Soal Anak WNA, Setuju Sanksi Cabut Beasiswa
-
Jaksa Tetap Tuntut Marcella Santoso 17 Tahun Penjara Terkait Kasus Suap Minyak Goreng
-
Menkes Akui Pendidikan Dokter Spesialis di Indonesia Super Mahal, Sebut di Luar Negeri Justru Digaji
-
Kerusuhan Meksiko Disorot, Pemerintah Diminta Lindungi WNI dan Waspadai Ancaman Narkoba ke Indonesia