Suara.com - Kabar pertemuan Presiden terpilih Prabowo Subianto dan Presiden kelima Megawati Soekarnoputri tengah jadi sorotan. Kabarnya, pertemuan itu bakal dilaksanakan di kediaman Megawati, Jalan Teuku Umar, Jakarta Pusat, Rabu (16/10/2024) malam ini.
Pantauan Suara.com, sejak pukul 19.30 WIB, belum ada pihak dari elit Partai Gerindra yang berada di lokasi.
Di depan gerbang rumah anak Presiden Soekarno ini, hanya dipenuhi oleh awak media yang menunggu soal kepastian pertemuan tersebut.
Sekira pukul 20.03 WIB, terlihat pintu gerbang rumah Megawati terbuka. Lampu mobil Toyota Alphard menyorot ke arah jalan.
Di dalamnya ternyata Bendahara PDI Perjuangan, Olly Dondokambey. Saat ditanyakan oleh awak media soal kapan pertemuan antara Megawati dan Prabowo dirinya tidak menjawab apapun.
Meski telah dicecar pertanyaan seputar pertemuan, Olly tetap terdiam meski kaca mobilnya terbuka setengah.
Sebelumnya, politikus senior PDI Perjuangan, Pramono Anung bertemu, demgan presiden terpilih Prabowo Sunianto.
Meski awalnya Pramono sempat ngacir saat bertemu wartawan di Jalan Kertanegara, namun Pramono mengakui jika bertemu dengan Prabowo selama kurang lebih satu jam.
Usai pertemuan dengan Prabowo, Pramono, dirinya juga bertemu dengan Megawati Soekarnoputri.
Baca Juga: Ditunggu Wartawan Hingga Malam, Puan Soal Pertemuan Prabowo-Megawati: Insyaallah Secepatnya
"Jadi saya hari ini karena sudah tidak bisa menutupi diri, sudah menjadi berita, memang saya hari ini bertemu dengan presiden terpilih yang sebentar lagi akan dilantik menjadi presiden," kata Pramono di Jalan Bangka, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Selasa (15/10/2024).
Disela kesibukannya menjalani kampanye dalam Pilkada Jakarta, Pramono mengakui, ada dua agendanya yang tidak dipublikasi.
"Jadi hari ini jadwal saya yang tidak dijadwalkan itu ada dua. Satu bertemu Pak Prabowo, yang kedua bertemu Ibu Mega. Isinya apa? Saya dan Ibu Mega maupun Pak Prabowo yang tahu," katanya.
Berita Terkait
-
Ditunggu Wartawan Hingga Malam, Puan Soal Pertemuan Prabowo-Megawati: Insyaallah Secepatnya
-
Prabowo Kumpulkan Calon Menteri di Hambalang, Ada Pesan Khusus soal APBN hingga Hutan
-
Terungkap! Gibran Tak Ikut Beri Arahan Pembekalan Calon Menteri: Cuma Mendengarkan
-
Riwayat Pendidikan Mentereng Stella Christie: Profesor Muda Digandeng Jadi Menteri Prabowo?
-
Mengenal Cognitive Science, Ilmu di Balik Kecerdasan Manusia yang Dikuasai Calon Menteri Prabowo
Terpopuler
- 63 Kode Redeem FF Terbaru 21 Januari: Ada Groza Yuji Itadori, MP40, dan Item Jujutsu
- 36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Januari: Klaim TOTY 115-117, Voucher, dan Gems
- 5 Motor Bekas 6 Jutaan Cocok untuk Touring dan Kuat Nanjak, Ada Vixion!
- Mobil 7 Seater dengan Harga Mirip Mitsubishi Destinator, Mana yang Paling Bertenaga?
- Alur Lengkap Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman yang Libatkan Eks Bupati Sri Purnomo
Pilihan
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
-
5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan RAM 8 GB Terbaik Januari 2026, Handal untuk Gaming dan Multitasking
-
Harda Kiswaya Jadi Saksi di Sidang Perkara Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Guru Besar USNI Soroti Peran Strategis Generasi Z di Tengah Bonus Demografi Indonesia
-
Isu Keamanan Produk, DRW Skincare Buka Pendampingan Medis Gratis bagi Pasien Terdampak
-
Aksi Mogok Pedagang Daging Sapi Tak Goyahkan Pedagang Bakso
-
Bela Istri dari Jambret, Suami di Sleman Jadi Tersangka: Pakar Ungkap Titik Kritis Pembuktiannya
-
Istana Tak Masalah Perusahaan yang Izinnya Dicabut Masih Beroperasi di Sumatra, Ini Alasannya
-
Pengakuan Dito Ariotedjo Usai Diperiksa KPK: Saya Tak Ada di Lokasi Saat Rumah Mertua Digeledah
-
KPK: Bupati Pati Sudewo Berpotensi Raup Rp 50 Miliar Jika Pemerasan Terjadi di Seluruh Kecamatan
-
KPK Geledah DPMPTSP Madiun, Uang Ratusan Juta Disita Usai OTT Wali Kota Maidi
-
Update Banjir Jakarta hingga Jumat Malam: 114 RT Masih Terendam
-
Bukan Pengganti PBB, Board of Peace Jadi Strategi Indonesia Dukung Kemerdekaan Palestina