Suara.com - Pesta rakyat pelantikan Presiden dan Wakil Preside Terpilih, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka, Minggu (20/10/2024) disebut bakal dimeriahkan juga dengan sound Horeg yang akan didatangkan dari Jawa Timur.
Mobil truk yang membawa sound telah bergerak dari Jawa Timur menuju Jakarta dan akan meramaikan pelantikan besok.
Sound horeg sendiri sempat viral di media sosial karena dengungan dan dentuman suara musik dengan resonansi tinggi. Sound ini bahkan terkadang sampai membuat kaca pecah atau genteng runtuh.
Namun tampaknya pemerintah mengiyakan penggunaan sound ini dalam pelantikan diduga sebagai bagian dari Karnaval.
Meski panen hujatan di media sosial, di sisi lain, sound horeg juga menjadi bagian dari budaya tertentu dan memiliki penggemarnya sendiri.
Ada dampak Positif dan Negatif dalam penggunaan Sound Horeg, diantaranya :
Positif :
- Dapat meriahkan suasana: Sound horeg dapat membuat suasana acara menjadi lebih meriah dan semarak.
- Ekspresi diri: Bagi sebagian orang, sound horeg menjadi cara untuk mengekspresikan diri dan identitas kelompok
Negati :
- Gangguan lingkungan: Suara bising yang dihasilkan dapat mengganggu kenyamanan masyarakat sekitar.
- Kerusakan properti: Getaran yang kuat dari sound horeg dapat merusak bangunan atau properti lainnya.
- Masalah kesehatan: Paparan suara bising dalam waktu yang lama dapat menyebabkan masalah kesehatan seperti gangguan pendengaran.
Baca Juga: Susunan Acara Pelantikan Presiden di MPR Besok, Mulai Pagi Hingga Siang
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Wajah Baru Halte Patra Kuningan 2 Ternoda Vandalisme, Begini Respons Transjakarta
-
Kasus Penyekapan di Bandung Harus Dijerat Pasal Berlapis, Fokus pada Dampak Korban
-
KPK Dalami Penghasilan Maruf Cahyono di Kasus Dugaan Gratifikasi Pengadaan MPR
-
Gaya Jokowi Berbaju PSI, Mulai Blusukan Tiga Hari di Lampung
-
OTW Lampung Pakai Outfit 'Gajah', PSI Tegaskan Jokowi Tak Lagi di Partai Lama
-
Jakarta Luncurkan Website HUT ke-500, Warga Bisa Daftar Jadi Mitra Perayaan
-
Dugaan Aliran Uang ke BEM UBK Bentuk Represi Halus terhadap Mahasiswa
-
Demonstrasi Bayaran Rusak Demokrasi, Dalangnya Harus Ditindak
-
Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus
-
Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan