Setelah lulus, ia memutuskan untuk kembali ke Indonesia dan melanjutkan pekerjaannya di kementerian PUPR, hingga berhasil menerima penghargaan sebagai pegawai kementerian pada tahun 1995.
Berikutnya, ia mendapat promosi sebagai Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian sekitar tahun 2005 dan 2007. Setelah itu, ia diangkat jadi Inspektur Jenderal Kementerian hingga 2013. Jabatan terakhir yang diembannya sebelum kemudian diangkat jadi menteri pada Oktober 2014 yaitu Dirjen Perencanaan Tata Ruang.
Selama berkarier di kementerian PUPR, ia sudah berkontribusi dalam beberapa kelompok kerja tingkat nasional di antarannya yaitu:
- Rehabilitasi pasca gempa bumi dan tsunami Samudra Hindia di Aceh tahun 2004
- Penanganan banjir lumpur panas Sidoarjo tahun 2006–2007
- Perbaikan Jalan Tol Purbaleunyi tahun 2006
- Pengelolaan kelangkaan pangan di Kabupaten Yahukimo tahun 2006
Prestasi Basuki Hadimuljono
Selama 45 tahun mengabdi di Kementerian Pekerjaan Umum, Basuki Hadimuljono telah dianugerahi beberapa prestasi, antara lain tiga medali Satyalancana Karya Satya, medali Satyalancana Pembangunan dan Satyalancana Wira Karya pada tahun 2003 dan 2005, dan medali Satyalancana Kebaktian Sosial untuk pekerjaannya di Aceh usai terjadi tsunami.
Selanjutnya, pada bulan Desember 2017, ia menerima Bintang Bhayangkara Utama bersama 6 menteri dalam kabinet kerja lainnya. Pada tanggal 15 Januari 2020, ia dianugerahi gelar doktor honoris causa dari ITB atas jasanya dalam infrastruktur bencana (pengembangan, pembangunan serta pengelolaan infrastruktur, khususnya di bidang sumber daya air dan infrastruktur tahan gempa).
Kemudian pada tanggal 9 November 2023, berkat jasa-jasanya dalam memperkuat kerja sama antara Indonesia-Jepang, ia dianugerahi tanda kehormatan The Order of the Rising Sun, Gold and Silver Star oleh kaisar Naruhito.
Tak berhenti di situ, Basuki juga menerima penghargaan Distinguished Honorary Fellow dari Federasi Organisasi Teknik ASEAN pada bulan Februari 2017. Kemudian pada Juli 2017 ia mendapat penghargaan International Lifetime Contribution dari Japan Society of Civil Engineers.
Itulah tadi rekam jejak karier Basuki Hadimuljono yang telah menghabiskan waktunya selama 45 tahun di Kementerian PUPR. Kini tugasnya sebagai menteri telah rampung.
Baca Juga: Pekerja Gaji Rp 12 Juta/Bulan Bakal Bisa Ajukan KPR Subsidi
Kontributor : Putri Ayu Nanda Sari
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
Pilihan
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
-
Namanya Terseret Isu Dugaan Korupsi BGN, Yahya Golkar: Semua Anggota Komisi IX DPR Tak Terlibat!
-
Perhatian! Harga Pertamax Naik Jadi Rp 16.250/Liter
-
Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Mozambik di FIFA Matchday Malam Ini
-
Menkes Budi Gunadi Sadikin Susul Chatib Basri dan Luhut ke Istana
Terkini
-
Heboh Isu SDN di Ende Digusur Jadi Kopdes, Jenderal Maruli: Gak Normal kalau Membubarkan Sekolah
-
Dilema Driver Ojol Pilih Mesin Motor Awet atau Kantong Jebol karena Harga Pertamax Naik
-
Percepat Normalisasi Sungai, Satgas PRR Buka Peluang Kerja Sama dengan Pihak Ketiga
-
Namanya Muncul dalam Kasus Korupsi BGN, Wakil Ketua KPK: Saya Tak Bisnis Dapur
-
Wamendagri Ribka Haluk: Pendidikan Kunci Tingkatkan Kualitas SDM Menuju Indonesia Emas 2045
-
Ekonom Sentil Negara Sibuk Biayai Program Besar, Daya Beli Rakyat Dibiarkan Ambruk
-
Hakim Militer Perintahkan Video dan Tumbler Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dimusnahkan
-
Butuh Rp667 T Tapi Hanya Dipatok Rp139 T, Menhan Usulkan Tambahan Anggaran Rp195 T ke DPR untuk 2027
-
Prabowo Ungkap Target Besar Kesehatan Nasional, 350 Rumah Sakit Akan Dimodernisasi
-
Konservasi atau Pertumbuhan Ekonomi? Penelitian Ungkap Kita Tak Harus PIlih Salah Satu