Suara.com - Badan Legislasi (Baleg) DPR menggelar rapat perdana untuk menyusun jadwal kerja-kerja lewat rapat hingga 5 Desember 2024.
Uniknya, dalam rapat tersebut ada aspirasi Baleg DPR yang mengusulan dikosongkan waktu 3 hari hanya untuk fokus pencoblosan Pilkada 2024.
Rapat perdana penyusunan jadwal Baleg DPR RI itu digelar di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (23/10/2024).
"Tadi itu rapat pertama, kemarin itu ada rapat penetapan pimpinan kemudian perkenalan. Hari ini rapat kedua menyepakati agenda yang akan kita bahas sampai 5 Desember itu termasuk prolegnas tadi. Dan besok ada rapat juga bersama kesekjenan DPR," kata Wakil Ketua Baleg DPR RI Iman Sukri usai rapat.
Menurutnya, rapat digelar lantaran hampir separuh Anggota Baleg DPR RI merupakan wajah-wajah baru.
"Jadi kan hampir separuhnya baru kan dibaleg ini supaya satu persepsi yang sama bahwa kerja-kerja Baleg ini harus kompak kita bahas dan menuntut keaktifan juga lebih tepat. Mungkin itu. Jadi belum masuk ke materi substansinya baru menyepakati agenda rapat sampe 5 Desember," ujarnya.
Di tengah kerja-kerja rapat yang sudah tersusun jadwalnya hingga 5 Desember, ternyata ada aspirasi yang meminta agar di November, Baleg DPR mengosongkan jadwal selama 3 hari.
Alasan pengosongan waktu rapat selama 3 hari itu dilakukan lantaran anggota legislatif ingin fokus dalam pencoblosan Pilkada 2024.
"Jadi banyak anggota tadi mengusulkan agar minta waktu 3 hari dikosongkan agar fokus nyoblos menyukseskan pilkada 2024," katanya.
Baca Juga: Kalahkan Dharma Pongrekun, Nama Anies Masih Menjadi Top of Mind Warga Jakarta Dalam Pilkada 2024
Adapun dalam kesempatan yang sama, Ketua Baleg DPR RI Bob Hasan menyampaikan jika rapat perdana Baleg dilakukan untuk memastikan jadwal rapat hinga penyusunan Prolegnas.
"Tadi itu sebenarnya adalah rapat pertama untuk memplenokan atau memastikan jadwal kegiatan di Baleg, disitu terdiri dari RDPU maupun rencana pembentukan Panja maupun termasuk dalamnya rencana kerja lain yang menjadi poksinya daripada Badan Legislasi di DPR RI," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka
-
Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM
-
Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT