Suara.com - Dua kandidat calon presiden Amerika Serikat atau Capres AS yakni Kamala Harris atau Donald Trump mempunyai keunggulan masing-masing.
Bahkan, kedua kandidat itu memiliki massa cukup banyak, dari berbagai survei capres AS dari Partai Republik dan Demokrat itu sangat tipis, meski keunggulan saat ini dipegang oleh Kamala.
Terbaru kali ini, Presiden AS Joe Biden menyatakan akan menghadiri pelantikan presiden baru negara itu terlepas dari siapa pun yang akan memenangkan pemilu pekan depan, kata Gedung Putih.
"Presiden percaya pada pengalihan kekuasaan secara damai, dan itu lah yang akan dilakukan presiden ini," kata juru bicara Karine Jean-Pierre dalam jumpa pers.
Upacara pelantikan presiden terpilih AS akan dilangsungkan pada Januari tahun depan.
"Ini bukan tentang dia. Ini tentang rakyat Amerika. Itu yang perlu dilihat oleh rakyat Amerika, terlepas dari siapa yang menang," tambahnya.
"Dan itu bagian dari haknya untuk menghadiri pelantikan, berada di sana, seperti yang biasa dilakukan, semacam proses bersejarah. Dia pasti akan ambil bagian dalam kesempatan itu," kata Jean-Pierre menambahkan.
Mantan Presiden Donald Trump melewatkan pelantikan pada Januari 2021, bertentangan dengan tradisi yang sudah berlangsung sejak lama. [Antara].
Baca Juga: Israel Nikmati Keistimewaan dalam Perdagangan Senjata dengan AS, Jumlahnya Sangat Fantastis
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
HUT RI ke-81, Tradisi Panjat Pinang Kembali Meriahkan Kalimalang
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?