Suara.com - Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka meminta Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian untuk melaksanakan rapat koordinasi kepala daerah di akademi militer. Permintaan itu dinilai sebagai simbol kembalinya mileterisme dalam pemerintah.
Peneliti senior Imparsial Bhatara Ibnu Reza menyebut tindakan Gibran seolah sengaja mencontoh sikap Presiden Prabowo saat mengumpulkan jajaran kabinetnya di Akmil.
"Kalau dalam konteks politik, ini menunjukkan bagaimana kembalinya pikiran militarisme ke dalam pemerintahan. Bahwa kalau nggak ada militarisme maka kemudian ini tidak cocok. Itu sebenarnya indikasi militarisme kembali lagi," kata Bhatara kepada Suara.com saat dihubungi Jumat (8/11/2024).
Bila alasan rakornas dilakukan di Akmil untuk membangun kekompakan dan disiplin, menurut Bhatara, aktivitas itu tidak perlu dilakukan dengan gaya militer.
"Kalau misalnya tujuannya kekompakan, apakah menjadi sivilian itu tidak bisa kompak? Siviliannya kan di ITB bisa, di UI bisa, di tempat saya di Trisakti bisa," ujarnya.
Bhatara menyebut bahwa militerisme dalam pemerintahan saat ini bak mengembalikan era Orde Baru (Orba) pada masa Presiden Soeharto. Dia menjelaskan bahwa pada masa itu, pemikiran politik Indonesia didominasi dengan militerisme. Sementara elit politik sipil dikesampingkan.
"Di masa Orba, mulai dari 1966 sampai 1998 itu militarisme menjadi dominan dalam Pemikiran Politik Indonesia. Pemikiran-pemikiran elit politik sipilnya dulu kemudian jadi second class atau third class. Nah sekarang ini diubah-diubah lagi," ucapnya.
Bhatara menegaskan, simbol kegiatan pemerintah dengan gaya militerisme seharusnya tidak perlu dilakukan.
"Kita kan mau pemerintahan sipil yang kuat, bukan pemerintahan yang semi-militer gitu loh. Nah sekarang apakah bela negara, segala macem yang dilakukan saat ini dipahami harus semua aspek? Atau hanya kemudian rakyat yang harus bersenjata? Ya nggak juga dong. Setiap rakyat itu punya cara bagaimana membela negaranya tanpa harus mengambil senjata," tutur Bhatara.
Baca Juga: Biar Kompak, Wapres Gibran Minta Rakornas Kepala Daerah Digelar di Akmil
Sebelumnya, Wapres Gibran meminta kepada Mendagri Tito Karnavian untuk menggelar rapat koordinasi kepala daerah se-Indonesia di Akmil, Magelang. Pernyataan itu disampaikannya saat menyampaikan sambutan dalam agenda yang digelar di Kawasan Sentul, Bogor, Jawa Barat, Kamis (8/11/2024).
"Ini mungkin pak mendagri mungkin tahun depan rakornya kita geser aja ke Akmil Magelang. Tiga hari mungkin kepala-kepala daerah ini bisa lima hari penting ini bapak, ibu biar semua sinergi satu visi satu misi untuk indonesia emas," katanya.
Lebih lanjut, ia mengimbau juga kepada jajaran pejabat daerah, yang tergabung dalam forum komunikasi pimpinan daerah, untuk tetap menjaga kekompakan, termasuk antara provinsi dengan kota dan kabupaten.
Berita Terkait
-
Usul Kepala Daerah Ikut Akmil 5 Hari, Publik Singgung Momen Gibran Rakabuming Pulang Duluan
-
Biar Kompak, Wapres Gibran Minta Rakornas Kepala Daerah Digelar di Akmil
-
Gibran Blusukan Hingga Tinggalkan Akmil, Rocky Gerung: Kok Bisa Ya Pencitraan Diwariskan?
-
Usai Ikut Pembekalan di Akmil, Gibran Blusukan ke Pasar Gotong Royong Magelang
Terpopuler
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 5 HP Realme RAM 12 GB dan Kamera Jernih Paling Murah Mulai Rp2 Jutaan
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- 5 Rekomendasi Lipstik Anti Luntur Saat Dipakai Makan Gorengan
Pilihan
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
Terkini
-
Iduladha 1447 H, Kemensos Salurkan 295 Ekor Hewan Kurban ke Berbagai Wilayah Indonesia
-
Bukan Cuma Pagar Canggih, Gang Haji Jeni Kini Punya 'Smart Geprek' Pengubah Sampah Jadi Cuan
-
Gedung Putih Bangun Arena Baku Pukul untuk Rayakan HUT ke-250 AS dan Ulang Tahun Trump
-
Alarm Bahaya! Ratusan Siswa di 26 Provinsi Terpapar Radikalisme Lewat Medsos dan Game Online
-
Ketua MUI Soal Sapi Kurban Prabowo Pakai APBN: Sah Secara Syar'i
-
DPR Murka! Skandal Riset Palsu WNI di Denmark Hancurkan Marwah Akademisi RI
-
Sapi Kurban Pak Suardi 'Ngambek' Saat Mau Dipotong, Damkar DKI Sampai Turun Tangan
-
Tipu-Tipu 'Paranormal Sakti' di Duren Sawit, Motor Korban Raib Usai Ritual Paku
-
Vila dan Homestay Wajib Punya NIB Mulai 1 Agustus, yang Ilegal Bakal Dicoret dari Aplikasi
-
Militer AS Bom Kapal Diduga Bermuatan Narkotika di Samudera Pasifik: 1 Tewas 2 Selamat