Suara.com - Tak hanya merusak dan membakar, sejumlah warga turut menjarah truk pengangkut tanah saat terjadi aksi pengadangan terhadap kendaraan yang menabrak seorang bocah di Desa Salembara Jaya, Teluknaga, Tangerang pada Kamis (7/11/2024). Aksi penjarahan terekam video amatir yang beredar di media sosial. Salah satunya dibagikan akun Instagram, @tangkot24jam.
Dalam video yang diunggah, para warga menggunakan motor ramai-ramai mempereteli suku cadang yang ada di mobil truk berkelir hijau tersebut.
Selain itu, warga juga tanpa malu menggotong pintu mobil yang sudah dicopot sebelumnya. Kemudian ada juga warga yang mencopot ban yang ada di truk tersebut.
“Melakukan aksi penjarahan terhadap barang dan suku cadang kendaraan truk tambang,” tulis akun tersebut dikutip, Jumat (8/11/2024).
Lindas Kaki sampai Remuk
Adapun peristiwa ini buntut tertabraknya seorang bocah berinisial ANP (9) hingga kakinya remuk.
Peristiwa kecelakaan ini bermula ketika truk yang dikemudikan oleh DWA melaju dari arah Kosambi menuju arah Teluknaga melintas di Raya Salembaran.
Saat di lokasi kejadian melintas sepeda motor yang di kendarai korban SD (20) yang membonceng anak ANP (9) mendahului dari arah kiri.
Sehingga sopir truk tidak mempunyai jarak pandang yang bebas dan tidak tersedia ruang yang cukup.
Usai bersenggolan anak tersebut masiuk le dalam kolong truk dan menyebabkan kalinya terlindas.
Korban yang mengalami luka cukup serius dibagian kaki tersebut langsung dilarikan ke RSUD Kabupaten Tangerang untuk mendapat perawatan medis.
Imbas kecelakaan terhadap bocah tersebut, polisi telah menetapkan DWA sebagai tersangka. Bahkan, polisi pun telah menyatakan jika DWA positif menggunakan narkoba.
Wakapolda Metro Jaya Brigjen Djati Wiyoto Abadhy sebelumnya menyebut tersangka DWA dinyatakan positif narkoba setelah dilakukan tes urine.
"Untuk pengemudi kami sudah tetapkan sebagai tersangka, dan saya perintahkan untuk lakukan tes urine dengan hasil positif," kata Wiyoto dikutip dari Antara, Kamis.
Berita Terkait
-
Bikin Warga Ngamuk, Kronologi Truk Tanah Proyek PIK 2 Lindas Kaki Bocah hingga Remuk: Korban Jatuh ke Kolong Truk!
-
Truk Dibakar Massa, Sopir Penabrak Bocah di Teluknaga Tangerang Resmi Tersangka: Urine Positif Narkoba!
-
Aksi Protes Truk Tanah di PIK 2 Memanas! Bentrok dengan Massa, Polisi Kocar-kacir Dihujani Batu
-
Positif Narkoba, JFN Sopir Truk 'Gila' Penabrak Puluhan Orang di Tangerang Ternyata Lagi Nge-Fly
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Perang Masih Panas, Donald Trump Urus Hantavirus: Semua Aman, AS Punya Orang Hebat
-
Bocah Perempuan Tewas Ditembak, TNI Buru OPM Pimpinan Guspi Waker di Tembagapura
-
AS Siapkan Karantina Militer di Nebraska Antisipasi Penularan Hantavirus Mematikan dari Kapal Pesiar
-
Putin Isyaratkan Akhir Perang Ukraina, Rusia Buka Dialog Keamanan Eropa
-
Pakar Medis Belanda Menjamin Hantavirus Bukan Ancaman Pandemi Baru Seperti COVID-19
-
Update Kericuhan Lukas Enembe: 14 Orang Diperiksa, Polisi Data Puluhan Kendaraan yang Rusak
-
Momen Akrab Presiden Prabowo Dialog di Atas Perahu: Borong Keluhan Nelayan Gorontalo
-
Nelayan Tak Boleh Dilupakan, Prabowo Janjikan Perbaikan Kesejahteraan Nasional
-
Prabowo di Gorontalo: Indonesia Kuat, Tak Panik Hadapi Gejolak Dunia karena Swasembada Pangan
-
Prabowo soal MBG: Sekolah yang Butuh Segera Diberi, yang Tidak Perlu Tidak Dipaksakan