Suara.com - Polda Metro Jaya mengungkap tindak pidana peredaran narkotika jaringan internasional, Indonesia- Afganistan. Total ada sekitar 389 kilogram sabu disita.
Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Karyoto mengatakan ratusan kilogram sabu ini disita dari dua orang kurir berinisial MS (30) dan CP (35).
Keduanya ditangkap di kawasan Cengkareng, atau hanya berjarak 500 meter dari Kampung Ambon yang terkenal sebagai kampung narkoba.
“Saya bangga pada anak buah saya dan semua stakeholder, tapi kembali lagi saya prihatin, prihatin artinya ketika narkoba membanjiri Jakarta,” di Polda Metro Jaya, Rabu (20/11/2024).
Karyoto mengatakan ratusan kilogram sabu ini berada dalam sebuah mobil boks, sementara kedua orang kurit ini mulanya mengendarai sebuah mobil Xenia berwarna putih, kemudian berpindah ke mobil boks tersebut.
Jika ditotal, barang haram sabu tersebut memiliki nilai ratusan miliar rupiah. Ditaksir harga sabu tersebut mencapi Rp583 miliar.
“Adapun barbuk diamankan ini kalau dinilai dengan rupiah adalah Rp583 miliar,” ujarnya.
Karyoto mengatakan, dalam perkara ini pihaknya juga masih menetapkan DPO selaku pengendali jaringan ini.
“Masih ada jaringannya belum tuntas masih ada pengendali yang masih belum tertangkap. kita jadikan DPO, inisial tidak saya sebutkan karena kalau disebutkan akan membuat orang itu tahu,” ujar Karyoto.
Baca Juga: Video Dugaan Pesta Sabu di Lapas Viral, Pejabat Kemenkumham Sumsel Diperiksa?
Dalam perkara ini, Karyoto juga bakal menerapkan undang-undang tindak pidana pencucian uang (TPPU) untuk memiskinkan para pihak yang terlibat dalam jaringan narkotika.
Berita Terkait
-
Viral! Video Petugas Lapas Bongkar Pesta Sabu dan Minta Perlindungan Prabowo
-
Terpidana Mati Kasus Narkoba Mary Jane Veloso Bebas, Presiden Filipina: Terima Kasih Prabowo Subianto
-
Biodata dan Profil Mary Jane: Terpidana Mati Kasus Narkoba Bebas, Begini Kisah Hidupnya
-
Polisi Ungkap Lab Narkoba Hasis di Vila Uluwatu Bali Hasilkan Duit Rp 1,5 Triliun Dalam 2 Bulan
-
Video Dugaan Pesta Sabu di Lapas Viral, Pejabat Kemenkumham Sumsel Diperiksa?
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Respon Iran Atas Tawaran Damai AS Masih Misteri, Tenggat Waktu Marco Rubio Habis
-
Rudal Iran yang Dipakai Serang Kapal Amerika Ternyata Bertuliskan Pesan Ini
-
Soroti Tragedi Dukono, Ahli Kebencanaan: Gunung Bukan Tempat Cari Konten, Zona Bahaya Itu Garis Maut
-
AS Terbangkan Pesawat Charter Jemput Belasan Penumpang Kapal Pesiar Hantavirus
-
Perang Masih Panas, Donald Trump Urus Hantavirus: Semua Aman, AS Punya Orang Hebat
-
Bocah Perempuan Tewas Ditembak, TNI Buru OPM Pimpinan Guspi Waker di Tembagapura
-
AS Siapkan Karantina Militer di Nebraska Antisipasi Penularan Hantavirus Mematikan dari Kapal Pesiar
-
Putin Isyaratkan Akhir Perang Ukraina, Rusia Buka Dialog Keamanan Eropa
-
Pakar Medis Belanda Menjamin Hantavirus Bukan Ancaman Pandemi Baru Seperti COVID-19
-
Update Kericuhan Lukas Enembe: 14 Orang Diperiksa, Polisi Data Puluhan Kendaraan yang Rusak