Suara.com - Setelah terpilih menjadi Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump mulai mempersiapkan pejabat untuk membantu dirinya ketika memimpin 5 tahun kedepan.
Kali ini Trump sapaan akrabnya menunjuk miliarder bankir investasi Warren Stephens sebagai Duta Besar AS untuk Inggris.
"Dengan senang hati saya umumkan bahwa Warren A. Stephens, salah satu pebisnis paling sukses di negara ini, telah dicalonkan untuk menjabat sebagai Duta Besar Amerika Serikat untuk Pengadilan St. James, perwakilan kami untuk Inggris," ungkap Trump melalui platform Truth Social miliknya.
"Selama 38 tahun terakhir, menjabat sebagai Presiden, Ketua, dan CEO di perusahaannya, Stephens Inc., Warren telah membangun perusahaan layanan keuangan yang luar biasa sambil tanpa pamrih memberikan kontribusi kepada masyarakat sebagai seorang filantropis," tambahnya.
Trump juga mengatakan bahwa Stephens telah lama bermimpi untuk mengabdi sepenuhnya kepada Amerika Serikat.
"Saya sangat senang dia kini memiliki kesempatan tersebut sebagai diplomat utama, mewakili AS untuk salah satu sekutu yang paling dicintai dan dihormati oleh Amerika," jelas Trump.
Stephens Inc. adalah perusahaan jasa keuangan swasta yang berbasis di Little Rock, Arkansas, menurut situs web resminya.
Warren Stephens juga dikenal sebagai pendukung yang vokal terhadap kapitalisme.
Baca Juga: Prancis, Inggris dan Jerman ke Israel: Patuhi Kewajiban Internasional Segera!
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka
-
Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM
-
Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT