Suara.com - Beberapa media melaporkan terjadinya bentrokan intens antara angkatan bersenjata Yaman dan kapal perang Amerika di Laut Merah.
IRNA pada Kamis pagi mengutip sumber dari media Yaman yang menyatakan bahwa pertempuran sedang berlangsung antara tentara Yaman dan kapal perang AS.
Media tersebut juga melaporkan adanya serangan terhadap kapal induk Amerika.
Pengguna media sosial menyebutkan bahwa kapal induk yang masuk ke daerah tersebut untuk operasi anti-Yaman telah diserang terlebih dahulu oleh pasukan Yaman.
Informasi ini belum mendapatkan konfirmasi atau bantahan dari sumber resmi maupun media utama.
Bulan lalu, Departemen Pertahanan AS mengonfirmasi bahwa tentara Yaman telah menyerang dua kapal perang Amerika yang melintasi selat Bab al-Mandab menggunakan pesawat tak berawak dan rudal.
Angkatan bersenjata Yaman meyakini bahwa Amerika dan Inggris adalah pihak yang bertanggung jawab atas menjadikan wilayah Laut Merah sebagai zona ketegangan militer serta dampaknya terhadap lalu lintas laut.
Berita Terkait
-
Darurat Flu Burung! California Umumkan Status Darurat Setelah Kasus pada Sapi
-
AS Desak HTS Suriah Tepati Janji atau Hadapi Isolasi Seperti Taliban
-
Heboh! Trump Sebut Kanada Negara Bagian ke-51, Trudeau Disebut "Gubernur"
-
Amerika Serikat Yakin Kesepakatan Gaza Bisa Dicapai, Tapi Tantangan Masih Ada, Apa Itu?
-
Trump Gugat Media Atas Survei yang Unggulkan Kamala Harris di Iowa
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
DPR Dukung Usulan Blacklist Pelaku Politik Uang di Revisi UU Pemilu
-
Viral! Akun Ini 'Ramal' Kemunculan Hantavirus di 2026 pada Juni 2022, Kok Bisa?
-
Persija Mengungsi ke Samarinda saat Lawan Persib, Milad GRIB Jaya di Senayan Dihadiri 20 Ribu Orang
-
Jaga Wilayah Kelola Adat, UNDP Gandeng GEF-SGP Buka Proposal Hibah ICCA-GSI Phase 2
-
Ancaman Hantavirus! 3 Warga Kanada Dikarantina Usai Wabah Renggut 3 Nyawa di MV Hondius
-
Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar MV Hondius Picu Kewaspadaan, 3 Penumpang Dilaporkan Meninggal
-
Kasus Korupsi Haji Belum Rampung, Penahanan Gus Yaqut Diperpanjang 30 Hari
-
Anggota BPK Haerul Saleh Tewas Terjebak Kebakaran di Rumahnya, Jenazah Dbawa ke RSUD Pasar Minggu
-
Bak Bumi dan Langit! Sepanjang 2025, Kasus Korupsi di Singapura Hanya 68, Indonesia 439
-
Terkejut Dengar Kabar Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran Rumah, Habiburokhman: Beliau Sahabat Saya