Suara.com - Pihak Israel terus melakukan tindakan-tindakan yang secara jelasa melanggar perjanjian gencatan senjata dengan Lebanon. Rezim tersebut telah melakukan lebih banyak agresi udara terhadap Lebanon seperti dilaporkan oleh sumber media.
Menurut IRNA mengutip kantor berita resmi Lebanon pada Senin pagi, pesawat tempur Israel telah melakukan serangan atas kota Kafr Qala yang berada di Lebanon selatan.
Kantor berita IRNA tidak merilis rincian lebih lanjut mengenai agresi tersebut maupun soal kemungkinan terjadinya kerusakan dan jatuhnya korban.
Seperti diketahui, kesepakatan gencatan senjata antara Israel dan Lebanon mulai berlaku pada tanggal 27 November.
Sejak perjanjian ini diterapkan, tentara Israel diketahui telah melanggar gencatan senjata puluhan kali dengan menyerang wilayah selatan Lebanon, membunuh dan melukai warga negara tersebut, dan mencegah pengungsi Lebanon kembali ke beberapa kota dan desa.
Pejabat Lebanon, termasuk Perdana Menteri sementara Najib Mikati lantas mengeluarkan peringatan berulang kali, dengan mengatakan Israel mengancam integritas teritorial negara itu dengan tindakan militernya setiap hari meskipun menyetujui gencatan senjata.
Agresi Israel yang dilancarkan terhadap Lebanon sejak Oktober tahun lalu telah merenggut nyawa lebih dari 4.000 orang.
Berita Terkait
-
Habib Zaidan Yahya Terang-terangan Gunakan Produk Pro Israel, Publik: Jual Beli Agama
-
Serangan Brutal Israel ke RS Gaza: Netanyahu Terancam Perintah Penangkapan
-
F-18 Ditembak Jatuh, Yaman Kirim Pesan Keras ke AS dan Israel!
-
Gaza Darurat: 17 Warga Palestina Tewas, Gencatan Senjata Masih Buntu
-
Lebanon Mulai Pelucutan Senjata Faksi Palestina di Luar Kamp Pengungsi
Terpopuler
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
- Drama Keluarga Halilintar Memanas! Atta Akhirnya Bicara soal Isu Aurel Diabaikan di Foto Keluarga
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
Pilihan
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
-
Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung 21 Februari 2026: Waktu Magrib & Salat Isya Hari Ini
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
Terkini
-
Komisi VIII DPR RI Awasi Langsung Penyaluran PKH dan Sembako di Batam
-
Diskon Tiket KA Lebaran 2026 Masih Tersedia, KAI Daop 6 Imbau Warga Segera Pesan
-
Ketua MPR Soroti Kasus Bripda MS Aniaya Anak Hingga Tewas di Tual: Harus Jadi Pelajaran!
-
Pakar UI: Indonesia Wajib Waspada 'Akal Bulus' Israel di Balik Rekonstruksi Gaza dalam BoP
-
Rocky Gerung: Perjanjian Dagang Prabowo-Trump 'Menghina Indonesia'!
-
Anggota Brimob Aniaya Anak hingga Tewas di Tual, Menteri PPPA Turun Tangan: Sedang Koordinasi
-
Bripda MS Aniaya Anak Hingga Tewas, Yusril: Sungguh di Luar Perikemanusiaan
-
Sound Horeg dan Perang Sarung Dilarang Keras Selama Ramadan di Ponorogo, Apa Sanksinya?
-
Berbagi Piring Persaudaraan, Kala Ribuan Orang Menyemut Jadi Keluarga Masjid Jogokariyan
-
Pelajar SMA Aceh Barat Dikeroyok Oknum TNI, Praktisi Hukum Desak Pengadilan Militer