Suara.com - TikToker Vadel Badjideh dan kakaknya Bintang Badjideh melayangkan protes keras kepada band Radja yang dianggap melanggar perjanjian.
Permasalahan mereka bermula dari single terbaru Radja berjudul APA SIH. Vadel dan Bintang merupakan model yang membintangi video klip lagu tersebut.
Vadel protes karena suaranya tak keluar di dalam video klip tersebut. Selain itu, wajahnya ditutupi menggunakan stiker monyet.
"Tanggal 22 Desember, hari Minggu, harusnya gue bahagia, tapi gue kecewa karena di hari Sabtu kemarin itu video klip yang gue tunggu-tunggu keluar, tapi nggak ada suara gue," katanya.
Vadel menambahkan, "Dan muka gue diganti sama monyet. Apa karena gua sering dikatain kayak monyet atau kera? Gua nggak tau maksud band Radja tersebut itu apa, bisa gantiin wajah gua jadi monyet."
Sang kakak pun menimpali bahwa band dari Ian Kasela itu sudah melanggar perjanjian mereka. Lantas siapa Vadel Badjideh yang wajahnya ditutup stiker monyet di video klip Apa Sih? berikut ulasannya.
Vadel Alfajar Badjideh yang lebih dikenal sebagai Vadel Badjideh, adalah seorang konten kreator dan dancer muda asal Indonesia.
Dirinya lahir pada 24 Desember 2004, menjadikannya berusia 19 tahun. Vadel memiliki keturunan Arab dan Kupang, Nusa Tenggara Timur, dan merupakan anak keempat dari empat bersaudara.
Vadel mulai dikenal luas melalui platform TikTok, di mana ia memiliki lebih dari 3,9 juta pengikut dan telah mengumpulkan lebih dari 76,9 juta likes.
Ia dikenal karena video-videonya yang menampilkan tarian, khususnya dalam genre hip hop new style. Bersama kakaknya, Bintang Badjideh, ia membentuk grup dance bernama VLADD dan berpartisipasi dalam berbagai kompetisi tari, termasuk menjadi finalis di ajang Indonesia’s Got Talent pada tahun 2022.
Dilaporkan Nikita Mirzani
Vadel Badjideh menjadi sorotan media setelah dilaporkan oleh Nikita Mirzani, seorang artis dan model terkenal di Indonesia.
Nikita melaporkan Vadel atas dugaan persetubuhan dan aborsi terhadap putrinya yang berusia 16 tahun, Laura Meizani Mawardi alias Lolly.
Kasus ini dilaporkan pada September 2024 dan telah memicu banyak perhatian publik serta kontroversi di media sosial. Nikita berharap agar kasus ini memberikan efek jera bagi pelaku kejahatan terhadap anak di bawah umur.
Sebelumnya, Vadel juga terlibat dalam kasus hukum lain terkait pengeroyokan anggota TNI pada Oktober 2023, namun kasus tersebut diselesaikan secara damai melalui restorative justice setelah kesepakatan antara kedua belah pihak.
Berita Terkait
-
Jawa Tengah Siapkan 1.000 Desa Wisata sebagai Motor Ekonomi 2027
-
Wajib NIB bagi Kreator Konten per 18 Juni: Langkah Formalisasi atau Jerat Pajak Baru?
-
Tak Semua Pasangan Langsung Gelar Resepsi, Kisah Izzky Alvaro yang Pilih Bangun Rumah Tangga Dulu
-
Dear Influencer! Masuk ke AS dengan Visa Turis Diharamkan Buat Konten Piala Dunia 2026
-
5 HP dengan Perekaman Video 4K 60fps Terbaik, Hasil Anti Goyang untuk Konten Kreator Pemula
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan
-
Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka