Suara.com - Pengamat Politik, Adi Prayitno menyoroti soal ketidakhadiran Presiden ketujuh RI sekaligus Gubernur Jakarta periode 2012-2014, Joko Widodo alias Jokowi dalam acara perayaan tahun baru bertajuk Bentang Harapan JakASA di Balai Kota DKI Jakarta pada 31 Desember 2024 lalu. Padahal, para mantan gubernur DKI turut hadir dalam acara itu.
Di antaranya adalah Sutiyoso, Fauzi Bowo, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, Djarot Saiful Hidayat, Soni Sumarsono, hingga Anies Baswedan.
Adi menilai Jokowi tak mau hadir karena merasa Balai Kota bukan lagi tempatnya kembali. Apalagi, ada Ahok, Anies dan Djarot yang notabene berada di kubu perpolitikan berbeda.
"Jakarta kali bukan lagi ‘rumahnya’ jokowi. Yang menang pilkada dan yang hadir tahun baru pun semua non jokowi. Anies, Ahok, Djarot, dan lain-lain," ujar Adi kepada Suara.com, Sabtu (4/1/2025).
Lagipula, kata Adi, jika Jokowi datang nantinya pasti eks Politisi PDI-Perjuangan itu malah akan kikuk karena adanya Anies dan Ahok.
"Pasti Jokowi kikuk bertemu dengan orang yang selama jadi teman kemudian jadi rival seperti Ahok. Kikuk juga bertemu dengan anies yang sejak lama beda mazhab politik dengan Jokowi," ucapnya.
"Bahkan dalam banyak hal, penjegalan Anies secara politik juga selalu dikait-kaitkan ada andil Jokowi," tambahnya.
Namun, ia tak mau berburuk sangka karena mungkin saja Jokowi memang ingin merayakan tahun baru bersama keluarga di Solo, Jawa Tengah.
"Kedua, mungkin Jokowi merayakan pertantian tahun baru di Solo saja," pungkasnya.
Baca Juga: Mau Usung Kader Sendiri Jadi Capres 2029, Partai Buruh: Dananya Nanti Kita Pikirkan
Berita Terkait
-
Mau Usung Kader Sendiri Jadi Capres 2029, Partai Buruh: Dananya Nanti Kita Pikirkan
-
YLBHI Rilis Daftar Alasan Mengapa Jokowi Layak Disebut Koruptor
-
Merasa Paling Dirugikan, Partai Buruh Mau Gugat Pemilih Pemilu Berdasarkan Alamat KTP
-
MK Hapus Presidential Threshold 20 Persen, Fraksi Gerindra Bakal Patuh
-
Masih Setia dengan Prabowo, PAN Belum Terpikir Saring Kader Sendiri jadi Capres
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim