Suara.com - Program Pangan Dunia PBB mengatakan pada hari Senin bahwa pasukan Israel telah menembaki salah satu konvoinya di daerah kantong Palestina yang terkepung di Gaza dalam apa yang disebutnya sebagai "insiden yang mengerikan".
Badan tersebut mengatakan konvoi tiga kendaraan yang membawa delapan anggota staf dari Gaza tengah ke Kota Gaza di utara terkena 16 peluru di dekat pos pemeriksaan Wadi Gaza pada hari Minggu, tidak menyebabkan cedera tetapi melumpuhkan konvoi tersebut.
Kendaraan-kendaraan tersebut ditandai dengan jelas dan telah menerima izin keamanan sebelumnya dari otoritas Israel, kata pernyataan WFP.
"Program Pangan Dunia (WFP) mengutuk keras insiden mengerikan pada tanggal 5 Januari," katanya.
"Peristiwa yang tidak dapat diterima ini hanyalah contoh terbaru dari lingkungan kerja yang kompleks dan berbahaya yang dialami WFP dan lembaga-lembaga lain saat ini," kata WFP, yang menyerukan peningkatan kondisi keamanan untuk memungkinkan bantuan terus berlanjut.
Militer Israel tidak segera menanggapi permintaan komentar tentang insiden tersebut.
Badan-badan bantuan internasional yang berupaya meringankan krisis kemanusiaan di Gaza sering menuduh pasukan Israel menghambat atau mengancam operasi mereka di tengah kampanye Israel untuk memusnahkan pejuang Hamas.
Berita Terkait
-
Gelombang Tuntutan Global Sasar Militer Israel atas Aksi di Gaza
-
Israel Lanjutkan Aksi Brutal, 966 Masjid di Palestina Hancur
-
Ultimatum AS ke Israel dan Hamas: Dua Pekan untuk Hentikan Konflik Gaza
-
Episode Terakhir When the Phone Rings Dikecam Akibat Isu Propaganda Zionis
-
Jangan Kaget! Pemerintah Tak Salurkan Bansos Beras di Bulan Maret
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
Pilihan
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
Terkini
-
Peluncuran Panduan Antikorupsi, Wamendagri Wiyagus: Momentum Perkuat Reformasi Hukum dan Birokrasi
-
Potong Ucapan Nadiem dalam Sidang, Jaksa: Jangan Mudah Bawa Nama Presiden
-
DPR Minta Pemerintah Tak Tunggu Lonjakan Kasus Hantavirus Baru Bertindak
-
Bongkar Love Scamming di Rutan Kotabumi Lampung, Menteri Agus: Kalau Pegawai Terlibat, Proses!
-
Thaksin Shinawatra Hirup Udara Bebas, Politik Thailand Kembali Memanas
-
Hadiri Sidang Nadiem Makarim, Rocky Gerung: Jaksa Pintar, Tapi Kelelahan
-
Wamensos Dorong Bandar Lampung Bentuk Kampung Siaga Bencana dan Perkuat DTSEN
-
Donald Trump: Saya Tidak Suka Surat dari Iran!
-
Purnawirawan Jenderal Semprot Dandim Ternate: Pembubaran Nobar 'Pesta Babi' Langgar Konstitusi!
-
Iran Bersumpah Tidak Akan Tunduk pada Tekanan Amerika Serikat, Harga Minyak Makin Runyam