Suara.com - Sebuah unggahan video di TikTok menarasikan bahwa Presiden Prabowo Subianto meminta mantan pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong (STY), untuk kembali melatih skuad Garuda.
Dalam video tersebut, terdapat narasi sebagai berikut:
"STY DIJEMPUT PAKSA PRABOWO
TEPAT HARI INI
TIMNAS INDONESIA TIDAK INGIN GAGAL KE PIALA DUNIA…STY KEMBALI BERKUMANDANG IJIN TIMNAS UNTUK BAPAK PRESIDENT…PRESIDENT BINTANG RAKYAT UNTUK TIMNAS DAN NEGARA."**
Namun, benarkah Presiden Prabowo meminta Shin Tae-yong tetap melatih Timnas Indonesia?
Faktanya
Mengutip penelusuran ANTARA, tidak ditemukan pernyataan resmi dari Presiden Prabowo Subianto yang meminta Shin Tae-yong untuk kembali melatih Timnas Indonesia.
Foto yang digunakan dalam unggahan tersebut juga diketahui berasal dari postingan Wakil Presiden Gibran Rakabuming pada November 2024.
Dalam unggahan di Instagram pribadinya, Gibran menyambut kepulangan Prabowo setelah kunjungan luar negeri selama dua pekan.
Selain itu, pada 6 Januari 2025, Ketua Umum PSSI Erick Thohir dalam konferensi pers di Gedung Danareksa, Jakarta, mengungkapkan bahwa dirinya telah meminta izin kepada Presiden Prabowo untuk melakukan wawancara dengan calon pelatih baru Timnas Indonesia di Eropa pada akhir Desember 2024.
“Saya ke sebuah negara di Eropa pada 25-30 Desember, sudah meminta izin kepada Presiden (Prabowo Subianto) karena saya kan menteri. Saya di sana istilahnya ‘buka warung’,” ujar Erick, dikutip dari ANTARA.
Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi dari Presiden Prabowo mengenai pemecatan ataupun permintaan agar Shin Tae-yong tetap melatih Timnas Indonesia.
Kesimpulan
Klaim bahwa Presiden Prabowo meminta Shin Tae-yong kembali melatih Timnas Indonesia tidak berdasar. Tidak ada pernyataan resmi dari Presiden terkait hal tersebut. Informasi yang beredar di TikTok tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
Berita Terkait
-
Viral Ekspresi Patrick Kluivert Ditanya Najwa Shihab soal Nilai Kontrak Timnas Indonesia, Netizen: Nggak Sopan!
-
Ragnar Oratmangoen: Pertandingan Internasional Bikin Saya Rugi
-
Bung Towel Diamuk Dianggap Lecehkan Shin Tae-yong: Masih Aja Nyari Duit Lewat Menghina
-
Menpora Dito Ariotedjo Antusias Sambut Strategi Jitu Patrick Kluivert!
-
Main Mobile Legends Bisa Dapat Tiket Gratis Indonesia vs Bahrain, Ini Caranya
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Hanya Kirim PDF Tanpa Balasan, Polres Jakpus Jelaskan Soal Aksi BEM UI Tak Ajukan Izin Resmi
-
3 Fakta Dugaan Korupsi MBG: Kejagung Geledah Enam Lokasi, DPR Minta Program Dihentikan
-
Jangan Adu Rakyat vs Rakyat, TB Hasanuddin Tegaskan Komcad Tak Boleh Hadapi Demo Mahasiswa
-
Nasib 21 Ribu Motor Listrik Era Dadan, Jadi Besi Tua atau Dipaksa Jalan Demi MBG?
-
Divonis 13 Tahun Penjara, Sejumlah Pakar Duga Ada Kejanggalan di Putusan Hukum Arief Pramuhanto
-
Partai Gelora Desak Penghapusan Threshold, Klaim DPR Buka Ruang Diskusi
-
Anis Matta Akui Partai Gelora Terganjal Logistik, Urusan Pendanaan Jadi Persoalan Besar
-
ICW: Vonis Rendah Pejabat BPK Tak Beri Efek Jera, Korupsi Terus Berulang
-
Warga Jakarta Bisa Masuk Gratis ke Ancol dan Ragunan, Cek Jadwal dan Caranya
-
Evaluasi MBG dan Krisis Regenerasi Petani Jadi Sorotan, Dudung Akui Program Perlu Ditata Ulang