Suara.com - Jumlah korban berjatuhan akibat kebakaran di Mal Glodok Plaza, Mangga Besar, Taman Sari, Jakarta Barat masih terus bertambah. Hingga Jumat (17/1/2025) pagi, petugas masih menemukan jenazah korban meninggal di dalam gedung.
Hal ini disampaikan Kepala Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, Muhamad Yohan. Petugas sejauh ini telah berhasil mengevakuasi enam jenazah.
"Enam orang meninggal dunia sudah berhasil dievakuasi ke Rumah Sakit (RS) Polri untuk proses identifikasi," ujar Yohan kepada wartawan, Jumat (7/1/2025).
Yohan mengatakan, hingga saat ini petugas masih melakukan pencarian di lokasi kebakaran. Pasalnya, pihaknya telah menerima laporan 14 orang hilang di lokasi.
"Korban lainnya saat ini masih dalam proses pencarian," jelasnya.
Yohan mengakui, kemungkinan enam jenazah itu merupakan bagian dari orang-orang yang dilaporkan hilang. Namun, untuk memastikannya perlu dilakukan proses identifikasi oleh tim forensik.
"Baru enam yang ditemukan dan masih proses identifikasi," jelasnya.
Peristiwa nahas ini bermula pada Rabu (15/1/2025) malam. Api diduga berasal dari diskotek Tiara di lantai 7 bangunan.
Si jago merah terus mengamuk hingga merambat ke lantai 8 dan 9. Sembilan orang pekerja yang sempat terjebak berhasil dievakuasi pada malam itu.
46 unit mobil Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI telah diturunkan untuk memadamkan api. Pada Kamis (16/1) pagi, penanganan kebakaran baru masuk dalam tahap pendinginan.
Terkait penyebab kebakaran dan estimasi kerugian saat ini belum diketahui karena masih ditelusuri lebih lanjut.
Berita Terkait
-
Lolos dari Maut, Seorang Kasir Luka Parah Akibat Kebakaran Dahsyat Glodok Plaza
-
5 Lagi Masih Dicari, Detik-detik Menegangkan 9 Korban Kebakaran Glodok Plaza yang Diselamatkan Damkar
-
Bukan Miras, Penyebab Glodok Plaza Terbakar Gegara Glasswool Diskotek
-
Pengakuan soal Mobil RI 36 Bikin Dongkol, Mahfud MD Sebut Raffi Ahmad Pejabat Tak Jujur: Negara Kok jadi Kampungan
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Polisi Telusuri Jejak Hotman Paris di Balik Kematian Tak Wajar Pengacara Rocky Martin
Pilihan
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Terkini
-
Tren Lari Baru di Jakarta, Padukan Olahraga dan Budaya Kuliner Nusantara
-
Serangan Rudal Iran Terancam Melebar ke Laut Kaspia karena Ulah Ukraina Ini
-
6 Sepatu Lari Lokal untuk Kaki Datar, Nyaman dan Stabil Dipakai Daily Run
-
5 Tablet Harga Terjangkau dengan Baterai Tahan Lama: Mulai Rp1 Jutaan, Performa Kencang
-
Sisi Gelap Drama The East Palace: Ketika Kekuasaan Membutakan Hati Nurani
-
Seru! Fabrizio Romano vs Florian Plettenberg Saling Serang Gegara Yan Diomande
-
APBN Defisit, Purbaya Sepakat Barantin dan Bea Cukai Barengan Awasi Ekspor-Impor
-
Penetrasi Rendah, Edukasi Asuransi Keluarga Digencarkan di Hari Anak Nasional
-
Kasat Narkoba Tangsel Ditangkap! Diduga Edarkan Narkoba Bersama Enam Anak Buah
-
Mengurai Symbolic Immortality dan Obsesi Prabowo Menciptakan Program Baru