Suara.com - Kasi Ops Sudin Gulkarmat Jakarta Barat, Syarifuddin mengatakan saat ini tim damkar sedang melakukan pencarian terhadap korban kebakaran di Glodok Plaza, Jakarta Barat.
Dirinya juga mengatakan bahwa saat ini tim damkar tidak hanya fokus pendinginan di area gedung yang terbakar, tetapi juga melakukan pencarian terhadap korban yang masih belum diketahui keberadaannya.
"Tadi saya bilang tim rescue kami sedang bekerja. Jadi selain pendinginan, kami juga tim rescue penjalanan korban. Terakhir kita ada tambah laporan dari warga itu 4. Jadi, semua laporan yang kita terima yang belum ditemukan itu 5 orang," kata Syarifuddin kepada awak media di Glodok Plaza, Jakarta Barat pada Kamis (16/1/2025).
Saat dikonfirmasi ulang terkait 5 korban tersebut, Syarifuddin mengatakan tim damkar terus melakukan pencarian terhadap korban yang belum diketahui keberadaannya.
"Sementara, kami sedang dalam pencarian, korban selamat 9 orang. Sebenarnya, yang melapor di kita di posko ada 5 (orang yang belum ditemukan)," jelasnya.
Selain korban yang belum diketahui keberadaannya, Syarifuddin juga memberikan informasi terkait korban yang sudah berhasil diselamatkan dan telah kembali ke rumah masing-masing.
"Korban-korban 9 (yang berhasil diselamatkan), mereka lari, dan beruntung kami temukan, korban Alhamdulillah aman, cuma mengalami sesak dan syok," ucap Dia.
"Kami istirahatkan (korban syok) dan dikasih oksigen oleh PMI, selesai terus mereka langsung pulang semua," imbuhnya.
Kebakaran Dahsyat Glodok Plaza
Sebelumnya, diberitakan kebakaran terjadi di Glodok Plaza, Jalan Mangga Besar II Glodok Plaza, Kelurahan Tamansari, Kecamatan Tamansari, Jakarta Barat, Rabu (15/1/2025) malam. Berdasarkan informasi yang dihimpun, kebakaran terjadi sekitar pukul 21.35 WIB.
Pantauan Suara.com di lokasi pukul 09.40 WIB, sudah tidak terlihat api, namun asap putih masih terus keluar dari gedung yang terbakar. Selain itu, banyak serpihan kaca yang pecah akibat peristiwa ini.
Informasi dari Command Canter Pemadam Kebakaran DKI Jakarta menyebutkan, objek yang terbakar adalah diskotek yang berada di lantai 7 Glodok Plaza. Kebakaran itu terjadi sekitar pukul 21.22 WIB.
Reporter: Moh Reynaldi Risahondua
Berita Terkait
-
Bukan Miras, Penyebab Glodok Plaza Terbakar Gegara Glasswool Diskotek
-
Jerit Pilu Ko Apin Korban Kebakaran Glodok Plaza: Perayaan Imlek Buyar usai Kios Ludes Terbakar
-
Pengakuan soal Mobil RI 36 Bikin Dongkol, Mahfud MD Sebut Raffi Ahmad Pejabat Tak Jujur: Negara Kok jadi Kampungan
-
Dukung Prabowo Agar Harvey Moeis Divonis 50 Tahun, Mahfud MD: Masa Negara Didikte Cecunguk-cecunguk? Terluka Saya!
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
5 Rekomendasi Day Cream Lokal dengan SPF untuk Melindungi Kulit Wajah
-
BRI Peduli Tanggap Bencana Gerak Cepat Bantu Warga Terdampak Gempa Bumi Flores
-
Pemprov NTT Tetapkan Status Tanggap Darurat Gempa Selama 14 Hari
-
Ambulans Udara hingga Dokter Terbang: Salah Kaprah Pemerintah Sikapi Masalah
-
6 Cara Mengatasi Peserta Upacara Pingsan atau Pusing akibat Panas Matahari
-
3 Contoh Teks Sambutan Ketua RT untuk Malam Tirakatan 17 Agustus 2026, Singkat dan Berkesan!
-
UMKM Perempuan Aceh untuk Naik Kelas Berkat Sinergi PNM dan OJK
-
Bareskrim ke Nagoya Food Court Batam, Gerebek Diduga Sarang Perjudian
-
Kidung Para Pencari: Menemukan Makna di Tengah Riuh Kehidupan
-
Ketika Kereta Api Melintas di Pulau Sulawesi, Jauh Sebelum Indonesia Merdeka