Suara.com - Pada Rabu malam, 15 Januari 2025, peristiwa kebakaran yang menggemparkan terjadi di Glodok Plaza, salah satu pusat perbelanjaan dan hiburan yang cukup populer di Jakarta Barat. Api yang diduga berasal dari sebuah diskotik di lantai 7 dengan cepat merambat ke lantai-lantai di atasnya, menciptakan kepanikan dan kerusakan yang signifikan.
Peristiwa ini menjadi sorotan nasional karena intensitas dan durasi kebakaran yang cukup panjang. Petugas pemadam kebakaran mengerahkan seluruh upaya untuk memadamkan api yang terus berkobar. Selama kurang lebih 10 jam, petugas berjibaku dengan si jago merah, menghadapi tantangan berupa struktur bangunan yang kompleks dan material mudah terbakar.
Kebakaran di Glodok Plaza bukan hanya mengakibatkan kerugian materiil yang besar, tetapi juga menimbulkan korban jiwa dan luka-luka. Banyak pengunjung dan pekerja yang terjebak di dalam gedung saat kebakaran terjadi. Proses evakuasi yang sulit dan kondisi gedung yang semakin memburuk membuat upaya penyelamatan menjadi semakin kompleks.
Lalu apa saja fakta-fakta kebakaran Glodok Plaza?
1. Berawal dari Lantai 7
Dikabarkan bahwa kebakaran bermulai dari lantai 7, di tenan Tiara. Titik api menyebar dengan cepat sehingga berdampak pada seluruh tenan tersebut. Hingga saat artikel ini ditulis, belum ada keterangan resmi mengenai apa yang menjadi pemicu kebakaran di Glodok Plaza tersebut.
Api mulai muncul dan membakar gedung mulai dari pukul 21.25 WIB, dan melahap tidak hanya unit bangunan Glodok Plaza saja. Terdapat banyak kerugian lain yang muncul karena kobaran api demikian cepat menyambar berbagai hal di sekitarnya.
Karena besarnya kobaran api, petugas pemadam kebakaran harus berjuang hingga hari berganti dan kebakaran baru benar-benar bisa dijinakkan setelah 45 unit gabungan dan 230 personel diterjunkan.
2. Penyebab Kebakaran
Sebenarnya penyebab kebakaran yang ada di bagian ini tidak dapat dikatakan sepenuhnya fakta, sebab masih menunggu penyelidikan pihak berwajib untuk mengetahui secara pasti. Namun beberapa saksi menyatakan adanya suara seperti tabung gas yang bocor.
Tak lama berselang, suara ini disusul dengan suara ledakan yang cukup besar dan diikuti kobaran api yang menjadi awal dari kebakaran Glodok Plaza tersebut.
3. Jumlah korban
Untuk korban jiwa sendiri, diketahui setidaknya terdapat 8 korban meninggal dunia yang telah ditemukan. Terkait dengan hal itu, Kepala BPBD Jakarta, Isnawa Adji mengkonfirmasi jika terdapat setidaknya 14 orang yang dilaporkan hilang ke Pos Komando Taktis. Pernyataan ini sendiri disampaikan pada Jumat, 17 Januari 2025 lalu.
4. Total Kerugian Akibat Kebakaran
Untuk kisaran kerugian yang ditimbulkan sendiri masih terus dihitung hingga saat ini. Namun dipastikan kerugian yang muncul di atas ratusan juga, sebab toko yang terdampak akibat kebakaran ini mencapai total 650 unit.
Dari sisi BPBD Jakarta, taksiran kerugian material akibat kebakaran di Glodok Plaza dapat mencapai Rp90,000,000,000 lebih hanya dari objek terdampak di lantai 7, 8, dan 9 saja, belum termasuk kerugian total yang muncul di seluruh unit pusat perbelanjaan ini.
Kontributor : I Made Rendika Ardian
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan