Suara.com - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana mengungkapkan jika pihaknya masih memiliki kendala belum bisa menerapkan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Papua khususnya Papua Tengah. Salah satunya karena alasan infrastruktur.
Awalnya ia menyampaikan jika pihaknya memiliki target untuk menjangkau daerah tertentu untuk program MBG.
"Iya, pasti. Daerah mana aja? Papua, Papua Tengah karena di sana sampai sekarang belum ada," kata Dadan di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (3/2/2025).
Ia mengatakan, meski belum bisa terjangkau, pihaknya kekinian masih akan terus berusaha agar program MBG merata.
"Kami sedang mengusahakan agar Papua dan Papua Tengah juga segera mendapatnya," ujarnya.
Ia pun membeberkan hal-hal yang menjadi kendala program MBG belum bisa menjangkau Papua. Salah satunya masalah infrastruktur.
"Ada tiga hal yang penting dalam program ini. Satu, anggaran. Dua, SDM. Tiga, infrastruktur. Anggaran sudah selesai. SDM ada, infrastrukturnya belum," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
Pilihan
Terkini
-
Sambut Prabowo di Lampung, 30 Mahasiswa Berencana Gelar Aksi Jahit Mulut
-
Menaker Ajak Negara Asia Pasifik Perkuat Pelatihan Tenaga Kerja, Hadapi Pekerjaan Tergeser AI
-
CENTCOM: Amerika Serang Pertahanan Udara Iran, Stasiun Kendali Darat dan Radar Pengintai
-
Serangan AS ke Iran, Gelombang Ledakan Terjadi di Kota Jask dan Kouhe Mobarakeh Hingga Pulau Qeshm
-
Dirjen Imigrasi Minta Jajaran Fokus Kerja dan Hilangkan Budaya Kerja Lama yang Tidak Patut
-
Vonis Kasus Andrie Yunus Digelar Hari Ini, Nasib Empat Anggota BAIS TNI Akan Ditentukan
-
DPR: Jangan Terus Salahkan The Fed dan Perang Teluk Saat Rupiah Tertekan
-
Perang Pecah Lagi! Amerika Serang Iran Lagi, Luncurkan Rudal ke Dekat Jalur Minyak Dunia
-
Pengesahan Revisi UU Polri Dikritik, Dinilai Terlalu Terburu-Buru dan Tidak Transparan
-
Hari Ini, Empat Prajurit TNI Jalani Sidang Putusan Kasus Penyiraman Andrie Yunus