Suara.com - Lebanon akhirnya memiliki pemerintah baru setelah kekosongan sejak 2022. Pembentukan itu dilakukan oleh Perdana Menteri terpilih Lebanon Nawaf Salam.
Nawaf membentuk pemerintah baru untuk pertama kalinya sejak 22 pada Sabtu (8/2/2025) waktu setempat.
Presiden Joseph Aoun mengatakan dalam sebuah pernyataan mengatakan, dia telah menerima pengunduran diri mantan Perdana Menteri sementara Najib Mikati dan menandatangani dekret dengan Salam untuk membentuk pemerintahan baru.
Sekretaris Jenderal Kantor Perdana Menteri, Mahmoud Makiya, mengatakan kepada wartawan bahwa pemerintahan baru akan mencakup 24 menteri, termasuk Salam.
Menurut Makiya, Tarek Metri ditunjuk sebagai wakil perdana menteri, Yusuf Raji menteri luar negeri, Michel Mansi sebagai menteri pertahanan, dan Yassin Jaber sebagai menteri keuangan.
Aoun terpilih sebagai presiden pada 9 Januari, mengakhiri lebih dari dua tahun kekosongan presiden di Lebanon akibat perbedaan pendapat politik.
Beberapa hari setelah pemilihannya, Aoun mengundang Salam, seorang hakim di Mahkamah Internasional, untuk membentuk pemerintahan baru. [Antara].
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
Terkini
-
Rocky Gerung Terpantau Turut Hadiri Rakernas PDIP di Ancol
-
Ganjar Soroti Pelaksanaan Demokrasi dan Isu Pilkada di Rakernas PDIP 2026
-
Tolak Wacana Pilkada via DPRD, Ganjar: Sikap PDI Perjuangan Sangat Jelas!
-
Dosen Utama STIK: UU ITE Tak Melemah, Penyebar Hoaks Tetap Bisa Dipidana!
-
AMLI Soroti Dampak Ranperda KTR: Usaha Reklame Tertekan, Tenaga Kerja Terancam
-
Dasco Persilakan Tito Lanjut Pimpin Pemulihan Aceh: DPR Fokus Anggaran dan Mengawasi
-
Dasco Pimpin Rapat di Aceh: Minta Pendataan Rumah Rusak Dikebut Sepekan
-
Viral Nenek Curi 16 Potong Pakaian di Tanah Abang, Ketahuan Usai Barang Jatuh dari Balik Gamis
-
Jelang Rakernas 2026, PDIP Terbitkan Instruksi Keras Larang Kader Korupsi
-
Bukan Hanya Soal Huntara, Ternyata Ini 4 Masalah Mendesak di Aceh Menurut Satgas Galapana DPR