Suara.com - Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan (PDIP) menggelar pembekalan kepada para kepala daerah yang diusung partai di Pilkada serentak 2024 di Sekolah Partai, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Rabu (12/2/2025). Kegiatan ini diikuti oleh para kepala daerah yang baru pertama kali terpilih.
Dalam sambutannya, Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan, pembekalan ini digelar agar para kepala daerah memiliki kesiapan, khususnya dalam menghadapi retreat kepala daerah di Akademi Militer Magelang, Jawa Tengah yang akan dipimpin oleh Presiden Prabowo Subianto.
Diketahui, Presiden Prabowo berencana mengumpulkan kepala daerah terpilih dalam retreat gelombang pertama pada 21-28 Februari 2025. Sementara, pelantikan kepala daerah dijadwalkan pada 20 Februari 2025.
"Ini juga sebagai pembekalan agar nanti ketika mendapatkan pengarahan dan gemblengan dari Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto dengan seluruh jajaran pemerintahan negara yang akan dilaksanakan di Magelang," ujar Hasto.
"Maka, seluruh kepala daerah dan wakil kepala daerah terpilih sudah memiliki bekal dalam suatu konsepsi membentuk negara kita," lanjutnya.
Menurut Hasto, kepala daerah harus menjalankan visi dan misi yang sesuai dengan kebijakan Presiden dan Wakil Presiden. Hal ini dikatakannya sudah diatur dalam Undang-Undang.
Kemudian, Hasto juga mengingatkan para kepala daerah terpilih juga harus menjalankan program kerja berdasarkan visi dan misi yang sejalan dengan garis besar visi-misi partai.
"Dengan begini, harus dibedakan antara suatu proses elektoral dan kesadaran tentang tata pemerintahan negara yang diatur oleh konstitusi. Dengan adanya pembekalan ini, maka nantinya akan ada untuk saling mengintegrasikan," jelas Hasto.
Sementara, Ketua DPP PDIP Djarot Saiful Hidayat, di tempat yang sama mengatakan garis besar visi misi partai berpedoman kepada tradisi intelektual Presiden Soekarno.
Baca Juga: Gak Ngaruh Gempuran KIM, PDIP Ternyata Menang Banyak di Pilkada 2024, Ini Persentasenya!
Bung Karno, lanjut Djarot, telah menyusun Pola Pembangunan Semesta Berencana bersama para pakar. PDIP ingin kepala daerah terpilih bisa menuangkan gagasan tersebut menjadi program kerja di daerah masing-masing.
"Kami ingin menyampaikan bahwa kita sudah membuat ini, dan ini semua diterjemahkan ke dalam visi-misi kepala daerah yang diusung oleh PDI Perjuangan. Sehingga semuanya sinergi untuk bisa mewujudkan tujuan Indonesia merdeka," pungkas Djarot.
Berita Terkait
-
Gak Ngaruh Gempuran KIM, PDIP Ternyata Menang Banyak di Pilkada 2024, Ini Persentasenya!
-
Ngotot Tuding KPK Salah Kaprah Soal Penetapan Tersangka, Begini Dalih Kubu Hasto
-
Praperadilan Hasto, Saksi Ahli KPK Jelaskan Penggeledahan Bisa Dilakukan Terhadap Orang yang Bukan Tersangka
-
Curhat soal Perlawanan Raja Kecil, Elite PDIP Sindir Prabowo Tak Gamblang ke Publik: Langsung Sebut Aja Namanya!
-
Eks Penyidik Duga Firli Bahuri Terlibat dalam Kasus Hasto, Minta KPK Terbitkan Sprindik Baru
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
Terkini
-
Gelar Budaya Jokowi Disorot, Dinilai Jadi 'Senjata' Politik Incar Masyarakat Paternalistik
-
Satu Tahun Menuju 5 Abad, Apakah Jakarta Sudah Layak Kota Global?
-
Sekjen Golkar: Pasar Tak akan Goyang Hanya Karena Gaya Pidato Prabowo
-
Rp1,1 Triliun Anggaran Pendidikan Jakarta Tak Terserap, DPRD: Harusnya Bisa untuk Sekolah Gratis
-
Kisah Yunita Bangun Dear June Official, Dari Satu Penjahit Hingga Tembus Pasar Singapura
-
Rantai Hingga Alat Bor Jadi Bukti, Ini Sederet Alat Siksa Penyekapan di Percetakan Senen
-
Kasus Lagu 'Di Antara Kata' Memanas, Syahravi Balik Laporkan Fariz RM ke Polisi
-
Syahravi Bantah Langgar Hak Cipta Lagu Fariz RM, Tunjukkan Video Dipuji Sang Musisi
-
Balita Tewas Terperosok Lubang Proyek di Manggarai, Pramono: Jika Ingin Menuntut, Kami Persilakan
-
Cegah Stunting Dimulai dari Deteksi Dini Anemia, Puskesmas Didorong Perkuat Skrining Ibu dan Anak