Suara.com - Presiden Prabowo Subianto melantik Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Selatan periode 2025-2030, Herman Deru-Cik Ujang, di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (20/2/2024). Herman-Cik Ujang dilantik berbarengan dengan 961 kepala daerah dan wakilnya hasil Pilkada serentak 2024.
Seusai pelantikan, Herman mengatakan bakal fokus menjalankan janji kampanye. Dari sejumlah program yang tertuang dalam visi dan misi, tujuh di antaranya bakal dikerjakan pada 100 hari pertama kepemimpinannya.
"Ada tujuh rangkuman program yang harus diselesaikan di dalam 100 hari ke depan. Misalnya sektor perumahan harus memenuhi target minimal 1.000 rumah dibangun di dalam 100 hari ke depan," ujar Herman kepada Suara.com di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis.
Kemudian Herman menargetkan akan ada penambahan sawah baru minimal 5000 hektare di dalam 100 hari kerja.
Pada sektor infrastruktur kata dia, harus menambah jaringan irigasi dan infrastruktur jalan.
"Dan yang paling penting gimana infrastruktur dalam berkomuniaski, BTS dan lain sebaginya. Bekerjasama antarprovider, sehingga masyarakat punya pelayanan yang sama dalam pelayanan internet," kata dia.
Dilantik Serentak
Prosesi pelantikan diawali dengan pembacaan Keputusan Presiden (Keppres) RI tentang Pengesahan dan Pengangkatan Gubernur dan Wakil Gubernur Masa Jabatan 2025-2029.
Kemudian tentang Pengesahan dan Pengangkatan Bupati dan Wakil Bupati Masa Jabatan 2024-2029. Serta Keppres RI tentang Pengesahan dan Pengangkatan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Masa Jabatan 2024-2029.
Baca Juga: Indonesia Disorot Dunia Akibat Kebijakan Prabowo Subianto, Disebut Tiru Strategi Donald Trump
Setelah pembacaan Keppres, Prabowo memandu para kepala daerah mengucapkan sumpah jabatan.
"Saya bersumpah/berjanji akan memenuhi kewajiban saya sebeagai gubernur sebagai wakil gubernur, sebagai bupati sebagai wakil bupati, sebagai wali kota sebagai wakil wali kota dengan sebaik baiknya dan seadil adilnya memegang teguh Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 dan menjalankan segala Undang-Undang dan peraturannya dengan selurus-lurusnya serta berbakti kepada masyarakat, nusa, dan bangsa," ucap para kepala daerah terpilih mengikuti perkataan Prabowo.
Dalam pengarahannya, Presiden Prabowo mengatakan pelantikan ini adalah momen bersejarah karena pertama kali dilakukan serentak untuk 33 gubernur/wakil gubernur, 363 bupati dan 362 wakil bupati, dan 85 wali kota dan 85 wakil wali kota.
Total ada 961 kepala daerah dari 481 daerah di Indonesia yang dilantik serentak.
"Ini menunjukkan betapa besarnya bangsa kita. Dan juga bangsa ke-4 terbesar jumlah penduduk dunia yang memiliki demokrasi yang hidup, demokrasi yang berjalan dan demokrasi yang dinamis," ujar Prabowo.
Berita Terkait
-
Mahfud MD Bela Prabowo: Tak Sepenuhnya 'Indonesia Gelap', Banyak Kebijakan Terang!
-
Prabowo Harap 961 Kepala Daerah Kuat Jalani Retreat: Yang Ragu-Ragu Boleh Mundur
-
Prabowo Lantik 961 Kepala Daerah di Istana Kepresidenan Jakarta
-
Indonesia Disorot Dunia Akibat Kebijakan Prabowo Subianto, Disebut Tiru Strategi Donald Trump
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Parigi Moutong Diguncang Gempa M 6,2 Tengah Malam, BMKG Minta Warga Waspada
-
Pengibaran Bendera Bulan Bintang Picu Bentrok di Masjid Raya Baiturrahman
-
Air Laut Surut Lalu Masuk Permukiman, Warga Pasimarannu Panik Mengungsi Mandiri
-
Soroti Manuver Politik di Kasus Eks Jampidsus, Sejumlah Akademisi Minta Prabowo Turun Tangan
-
Dua Pidato di DPR Tunjukkan Arah Ekonomi Prabowo Semakin Jelas
-
Gempa NTT, Selly Gantina Minta Pemerintah Segera Tembus Daerah Berdampak
-
PTBA Kembali Hadirkan BIDIKSIBA, Buka Jalan Generasi Muda Menuju Pendidikan Tinggi
-
Spot 17-an Kekinian di Blok M: Dari Secret Gig sampai Tantangan Senyum!
-
Beras Fortifikasi Jadi Pelarian Produsen Akibat Melonjaknya Harga Gabah
-
Hendardi Singgung Manuver Hukum Eks Jampidsus, Dinilai Kelabui Publik Soal Substansi Perkara