Suara.com - Sekjen PDIP Hasto Kristyanto dinilai telah sangat siap berhadapan dengan publik ketika harus mengenakan rompi oranye sebagai tahanan KPK, serta tangan yang diborgol. Hal itu terlihat dari sikap Hasto ketika berhadapan dengan wartawan di Gedung KPK usai diumumkan penahanannya.
Pakar mikro ekspresi Kirdi Putra menjelaskan bahwa setidaknya ada beberapa alur yang dilakukan Hasto ketika momen tersebut. Alur pertama terjadi ketika Hasto masih ada di dalam Gedung KPK, sesaat sebelum diperlihatkan di ruangan konferensi pers.
Menurut Kirdi, sejak saat itu bisa jadi Hasto telah menimbang-nimbang sosok lain selain wartawan yang akan dia hadapi untuk menentukan reaksi paling tepat.
"Tapi tolong diingat bahwa ini politisi handal lho, di sebuah partai yang besar dan sangat senior di Indonesia. Artinya enggak mungkin Hasto itu nggak mempersiapkan diri bahwa dia akan ditangkep. Mereka itu biasa main catur," kata Kirdi kepada Suara.com, dihubungi Jumat (21/2/2025).
Sikap siap dari Hasto itu juga terlihat dari ekspresinya yang masih tersenyum ke arah kamera wartawan sambil mengepalkan tangan hingga sejajar dengan wajah. Kendati kedua tangannya sudah diborgol.
Kemudian, Hasto kembali menunjukan sikap siap ketika keluar dari gedung KPK. Wajahnya saat itu terlihat lebih serius dan menjawab pertanyaan wartawan dengan intonasi tegas serta pandangan yang menatap lurus ke arah kamera wartawan.
"Begitu dia keluar, perhatiin mukanya serius. Mukanya nggak senyum-senyum dan matanya ngeliat ke depan. Itu ngitung, siapa nih yang hadir? Siapa aja nih? Saya akan ngomong apa nih? Karena pasti sudah dipersiapkan. Kalau wartawan doang, ngomongnya gini. Kalau yang datang mahasiswa, dia akan ngomongnya gini," jelas Kirdi.
Diketahui Hasto Kristiyanto ditetapkan sebagai tersangka terkait kasus suap yang dilakukan mantan kader PDIP Harun Masiku kepada Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI Periode 2017-2022 Wahyu Setiawan. Hasto ditahan
Penetapan Hasto sebagai tersangka itu didasari oleh surat perintah penyidikan (sprindik) nomor Sprin.Dik/153/DIK.00/01/12/2024 tertanggal 23 Desember 2024. Hasto pun ditahan selama 20 hari terhitung pada 20 Februari sampai 11 Maret 2025.
Baca Juga: Pakar Mikro Ekspresi Bongkar Ada 'Kongsi' Cak Imin dan Mahfud MD 'Serang' Gibran di Debat Cawapres
Berita Terkait
-
5 Hal Menarik yang Diutarakan Connie Bakrie soal Dokumen Penting Hasto di Rusia, Bisa Jadi Bom Waktu?
-
Felicia Tissue Singgung Gratifikasi dan Private Jet dengan Sekjen PDIP, Malah Dituding Masih Sakit Hati ke Kaesang
-
Pakar Mikro Ekspresi Pastikan Serangan Gibran ke Cak Imin Sangat Personal
-
Pakar Mikro Ekspresi Bongkar Ada 'Kongsi' Cak Imin dan Mahfud MD 'Serang' Gibran di Debat Cawapres
-
Ulah Gibran di Debat Bikin Emosi Sang Profesor Meledak, Pakar Ekspresi: Mahfud Hilang Kendali
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus
-
Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123