Suara.com - Menteri Luar Negeri Jerman, Annalena Baerbock, mengeluarkan pernyataan keras terkait pertikaian yang mengguncang hubungan antara Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy.
Baerbock menggambarkan ketegangan sebagai mimpi buruk yang mengganggu, menyatakan bahwa era baru keburukan telah dimulai setelah insiden di Gedung Putih.
"Dalam semalam, kita telah menyaksikan tantangan yang belum pernah terjadi sebelumnya," kata Baerbock dalam pernyataannya yang disiarkan televisi.
"Banyak dari Anda mungkin tidak tidur dengan nyaman setelah melihat rekaman yang memilukan dari Gedung Putih. Saya juga merasakannya," tambahnya dengan nada prihatin.
Menteri tersebut menyerukan solidaritas Uni Eropa dalam mendukung Ukraina di tengah krisis ini. Baerbock menekankan perlunya melonggarkan aturan anggaran Uni Eropa dan melakukan reformasi terhadap rem utang Jerman untuk memungkinkan bantuan lebih lanjut kepada Kyiv.
Langkah-langkah ini diharapkan dapat membantu Ukraina menghadapi tekanan dari Rusia, bahkan jika dukungan AS berkurang.
Baerbock juga menegaskan tujuannya untuk memastikan Ukraina dapat mencapai perdamaian yang adil, bukan kapitulasi, di tengah ketegangan geopolitik yang semakin meningkat di Eropa Timur.
Berita Terkait
-
Senator Amerika Minta Zelensky Mundur dari Jabatan Presiden Ukraina usai Berdebat Sengit dengan Donald Trump
-
Tegang! Donald Trump Sebut Zelensky Tidak Menghormati Amerika Serikat
-
Debat Sengit, Trump Sebut Zelensky Berjudi dengan Perang Dunia III
-
Panas! Ini Detail Perdebatan antara Donald Trump dan Zelenskyy di Ruang Oval
-
Donald Trump - Zelensky Ribut di Depan Wartawan, Menlu AS Desak Ukraina Minta Maaf
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
Terkini
-
Solidaritas Sumut dan Sumbar Hibahkan Rp287 Miliar untuk Pemulihan Aceh
-
Selesaikan Masalah Perkotaan, Wamendagri Bima Dorong Aglomerasi Berbasis Sektoral
-
Dari Kritik ke Tawa: Kehadiran Rocky Gerung di Istana jadi Strategi Prabowo Akhiri Era Oposisi?
-
Cekcok Saat Main Bola, Dua Pemuda Cengkareng Nekat Siram Air Keras Hingga Masuk Sel
-
Peneliti Soroti Kebijakan Menhan Soal Militer Asing di Langit RI, Minta DPR Perketat Pengawasan
-
Jelang May Day KSPSI Bocorkan Permenaker Outsourcing, Bakal Lebih Ketat?
-
Selamat Ginting Nilai Prabowo Masih Konsolidasi Hadapi Pengaruh Jokowi
-
Kemenhan Bahas Akses Langit RI, Connie Bakrie: Harga Diri Bangsa Lebih Mahal dari Bantuan Keamanan
-
Sadis dan Terencana: 7 Fakta Pengeroyokan Pelajar di Bantul, Motif Geng hingga Ancaman Hukuman Mati
-
Kisah Haru Evakuasi Kecelakaan KRL Bekasi, Suami Temani Istri Terjepit 10 Jam Sambil Ngelus Pundak