Suara.com - Eks Komisaris Utama PT Pertamina (Persero), Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok akhirnya buka suara soal kegaduhan kasus korupsi Pertamina.
Ahok mengkritik soal isu yang belakangan ini beredar tentang adanya pengoplosan bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertamax yang dicampur dengan Pertalite.
“Ini menarik, lagi ramai seolah-olah ada pengoplosan BBM di SPBU,” ungkap Ahok, dikutip dari kanal youtube Narasi Newsroom, Sabtu (1/3/25).
Menurut Ahok, hal ini secara logika sangat tidak masuk akal. Pasalnya, terbukti mobil-mobil mewah yang selama ini diisi dengan Pertamax keadaannya baik-baik saja.
“Ini saya baca di medsos ya, seolah-olah Pertamax itu adalah Pertalite yang tidak antri,” ucapnya.
“Logikanya, mobil kita yang mewah-mewah itu semua isinya Pertamax, Pertamax Plus. Kalau itu dioplos, mobil saya mogok, pasti mogok,” sambungnya.
Ahok menilai jika memang benar Pertamax dioplos dengan Pertalite, maka mobil-mobil mewah yang diisi Pertamax ini akan mengalami kerusakan.
“Mobil-mobil mewah pasti mogok, karena itu dirancang dengan yang bagus,” ujarnya.
Ahok yang menjadi Eks Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) 2019-2024 ini dituding mengetahui kasus tersebut.
Baca Juga: Badai Soroti Gaji Dirut PT Pertamina yang Korupsi: Rp1,8 M Setara Royalti Lagu 200 Biji
Bahkan, Kejaksaan Agung (Kejagung) membuka peluang untuk memeriksa Ahok. Menanggapi hal ini, Ahok mengaku siap kapan saja jika dipanggil oleh Kejagung.
“Ya bisa saja, senang jika diminta keterangan,” ucap Ahok singkat.
Kejagung meyakini skandal dugaan korupsi di tubuh subholding PT Pertamina, Pertamina Patra Niaga telah merugikan negara sebanyak Rp 193,7 triliun. Kejagung juga telah menetapkan 9 tersangka.
Kontributor : Kanita
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara