Suara.com - Presiden AS, Donald Trump, mengulangi komitmen pemerintahannya untuk menjaga kebebasan beragama di Amerika Serikat.
Dalam pernyataan pers yang disampaikan melalui Kedutaan Besar AS di Jakarta pada hari Selasa, Trump menekankan bahwa kebebasan beragama adalah bagian integral dari kehidupan di AS.
“Kami memperbarui tekad kami untuk membangun masa depan yang damai, serta menghargai martabat setiap individu,” kata Trump.
Trump juga menyampaikan salam hangat dan harapan terbaik untuk bulan suci Ramadan, yang dianggapnya sebagai waktu yang penuh berkah untuk berpuasa, berdoa, dan berkumpul.
“Momen ini adalah kesempatan untuk meraih harapan, keberanian, dan inspirasi dalam menjalani kehidupan yang suci dan penuh kebajikan,” tambahnya.
Presiden AS tersebut juga menyampaikan doa dan harapannya agar bulan suci Ramadan membawa kebahagiaan melalui refleksi atas kasih dan rahmat Tuhan yang tak terbatas.
“Semoga Tuhan memberkati Anda dan keluarga selama bulan Ramadan yang istimewa ini,” tutup Trump.
Tag
Berita Terkait
-
Perseteruan Trump-Zelensky: Jerman Desak Eropa Mandiri dalam Pertahanan
-
6 Pertanyaan tentang Puasa bagi Ibu Menyusui, Apakah Mempengaruhi Kesehatan Bayi?
-
Buka Bersama Keluarga, Panggilan Arsy Hermansyah untuk Kris Dayanti Curi Atensi
-
Jokowi Siapkan Takjil di Depan Rumah, Sajian Kurma Istimewa Jadi Sorotan
-
Fenomena Ngabuburit di Indonesia: Tradisi atau Sekadar Mengisi Waktu?
Terpopuler
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
Pilihan
Terkini
-
Sambut Prabowo di Lampung, 30 Mahasiswa Berencana Gelar Aksi Jahit Mulut
-
Menaker Ajak Negara Asia Pasifik Perkuat Pelatihan Tenaga Kerja, Hadapi Pekerjaan Tergeser AI
-
CENTCOM: Amerika Serang Pertahanan Udara Iran, Stasiun Kendali Darat dan Radar Pengintai
-
Serangan AS ke Iran, Gelombang Ledakan Terjadi di Kota Jask dan Kouhe Mobarakeh Hingga Pulau Qeshm
-
Dirjen Imigrasi Minta Jajaran Fokus Kerja dan Hilangkan Budaya Kerja Lama yang Tidak Patut
-
Vonis Kasus Andrie Yunus Digelar Hari Ini, Nasib Empat Anggota BAIS TNI Akan Ditentukan
-
DPR: Jangan Terus Salahkan The Fed dan Perang Teluk Saat Rupiah Tertekan
-
Perang Pecah Lagi! Amerika Serang Iran Lagi, Luncurkan Rudal ke Dekat Jalur Minyak Dunia
-
Pengesahan Revisi UU Polri Dikritik, Dinilai Terlalu Terburu-Buru dan Tidak Transparan
-
Hari Ini, Empat Prajurit TNI Jalani Sidang Putusan Kasus Penyiraman Andrie Yunus