Suara.com - Komunitas pemuda Pandawara Group menyambangi Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (11/3/2025) hari ini. Mereka mengaku kehadirannya di Istana karena dihubungi Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.
Teddy menelepon Pandawara Group pada Senin (10/3) kemarin. Adapun Pandawara Group diminta hadir ke Istana dalam rangka membahas permasalahan mengenai lingkungan dan sampah.
"Soal isu lingkungan, sampah. Specifically membicarakan soal lingkungan, sampah," kata Gilang sebagai perwakilan dari lima anggota Pandawara yang hadir di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (11/3/2025).
Pandawara berharap lewat pertemuan dengan Presiden Prabowo Subianto siang ini, mereka bisa terus bersinergi untuk inovasi di bidang lingkungan.
"Semoga hasil dari pertemuan ini kita bisa lebih bersinergi dan bisa membuat inovasi yang keren lah untuk kemajuan lingkungan yang ada di Indonesia," kata Gilang.
Sebagai informasi, Pandawara adalah kelompok penggerak dan pemengaruh yang berfokus pada permasalahan sampah dan kebersihan lingkungan.
Kelompok ini terdiri dari lima orang pemuda asal Bandung, yaitu Agung Permana, Gilang Rahma, Muhammad Ihsan Kamil, Rafla Pasya, dan Rifki Sa'dulah.
Pandawara mulai mendapatkan banyak perhatian masyarakat setelah mereka membagikan konten video pembersihan sampah dari sungai melalui media sosial TikTok.
Disitat dari lama Wikipedia, atas kontribusinya di bidang lingkungan, Pandawara telah menerima berbagai penghargaan.
Baca Juga: Pandawara Group: Pahlawan Kebersihan atau Pengingat Kelalaian Kita?
TikTok menobatkan Pandawara sebagai salah satu TikTok Local Heroes dalam "Year on TikTok 2022". Dalam ajang penghargaan Indonesia Green Awards 2023 yang diadakan oleh La Tofi School of Social Responsibility, Pandawara dianugerahi penghargaan sebagai "The Best Green Communication".
Ketika perayaan dies natalis Universitas Negeri Semarang ke-58, pihak Unnes memberikan Pandawara penghargaan berupa Anugerah Konservasi.
Lalu Dalam salah satu kategori yang diberikan dalam detikJabar Awards 2023 oleh detik.com yakni Anugerah Komunitas Penggerak Terdepan, Pandawara menerima penghargaan sebagai Inovasi Pegiat Perlindungan dan Pelestarian Lingkungan Hidup.
Dalam ajang penghargaan tahunan yang digelar oleh TikTok, TikTok Awards Indonesia 2023, Pandawara berhasil memenangkan tiga penghargaan yakni "Creator of the Year" (pilihan juri), "Rising Star of the Year" (voting publik), dan "Changemakers of the Year" (penghargaan khusus).
Hal itu berhasil menorehkan sejarah yakni untuk pertama kalinya dalam ajang tersebut, konten kreator mendapatkan 3 penghargaan. Pandawara juga menerima penghargaan Gatra Awards 2023 oleh Gatra untuk kategori lingkungan.
Berita Terkait
-
Mendagri Umumkan Tak Ada Pelantikan Kepala Daerah Serentak Jilid II di Istana
-
Momen Presiden Prabowo Sambut Langsung Sekjen Partai Komunis Vietnam di Istana
-
Bos GOTO Boyong Driver Berjaket Hijau ke Istana, Prabowo Bakal Umumkan THR Ojol?
-
Sepatu Keluarga Jokowi Sebelum Tinggalkan Istana Jadi Sorotan, Harganya 40 Kali UMR Jakarta
-
Tomy Winata Bocorkan Isi Pertemuan dengan Prabowo: Fokus Atasi PHK Lewat Ini!
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- Sunscreen Apa yang Bikin Glowing? Ini 7 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
Pilihan
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
-
Prabowo: Hukum Tak Boleh Dipakai untuk Balas Dendam Politik
Terkini
-
Dilarang Dekat Mabes, BEM UI Beberkan Rapor Merah 602 Kasus Kekerasan Polri di Depan Gedung ASEAN
-
Presiden Belarus Tiba di Jakarta, Disambut Menhan Sjafrie Sjamsoeddin
-
Dapat Kado Keranda Mayat dari BEM UI, Kapolri Akui Polri Belum Sempurna dan Butuh Kritik
-
Kepalanya Busuk, Bawahnya Pasti Busuk! BEM UI Meradang Usai Aksi Bawa Keranda Dihadang
-
Kado Keranda Mayat BEM UI Dilucuti Polisi, Demo #MatinyaReformasiPolri Ricuh
-
Tarif Transjabodetabek Bisa Berubah Total, Pola Jauh-Dekat Beda Harga
-
Buntut 5 Peserta Tewas, Kemhan Pangkas Durasi Latihan SPPI Jadi 2 Pekan
-
Disekat Mulai dari Pintu Masuk! Begini Skenario Ketat Sidang Perdana dr Tifa Besok
-
Drama Penyekapan Senen: Korban yang Disekap dan Dirantai Kini Dilaporkan Kasus Pencurian
-
Buntut Tragedi 5 Peserta Meninggal, Kemenhan Hapus Materi Militer dan Senjata di Program SPPI