Suara.com - Presiden Prabowo Subianto memimpin langsung pembayaran zakat jajaran Kabinet Merah Putih di Istana Negara, Jakarta, Kamis (27/3/2025). Pembayaran zakat dilakukan melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS).
Diketahui sejumlah petugas BAZNAS berada di Istana Negara untuk memberikan pelayanan pembayaran zakat kepada Kabinet Merah Putih. Ada tujuh meja dengan petugas masing yang melayani pembayaran zakat.
Prabowo mengawalai pembayaran zakat bersama dengan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Pratikno.
Dari pantauan Suara.com, tampak Presiden Prabowo yang memanjatkan doa usai menunaikam pembayaran zakat. Setelahnya ia bersalaman dengan petugas.
Adapun berikutnya para menteri dan pejabat lain bergantian menuju meja untuk menunaikam pembayaran zakat.
Dalam sambutannya, Prabowo menegaskan zakat merupakan cerimanan dari sikap gotong royong. Melalui zakat, ketimpangan sosial dapat berkurang di tanah air.
"Berzakat adalah cerminan dari sikap gotong royong zakat dan upaya mengurangi ketimpangan sosial zakat adalah manifestasi dari keadilan sosial dan pemerataan kesejahteraan," ujar Prabowo.
Kepala Negara kemudian berharap zakat yang dikeluarkan setiap muslim dapat menyempurnakan ibdah di bulam suci Ramadan.
"Semoga zakat yang kita keluarkan akan menyempurnakan ibadah Ramadhan kita serta meningkatkan ketakwaan kita kepada Allah SWT," kata Prabowo.
Baca Juga: Bukber dengan Jokowi di Istana Bukan Silaturahmi Biasa, Prabowo Sengaja Ingin Tunjukan Kedekatan?
Sementara itu, melalui sambutannya di acara yang sama, Ketua BAZNAS Noor Achmad menyampaikan pembayaran zakat yang ditunaikan pihak Istana memiliki pengaruh.
"Kami sampaikan bahwa pengaruh dari zakat Istana ini. BAZNAS setiap tahun itu rata-rata naik 30 sampai 40 persen se-Indonesia. Bahkan di Papua kemarin kami mendapat laporan ada 1 daerah yang naiknya 60 persen," kata Achmad.
Adapun pejabat dan jajaran kabinet yang hadir dalam acara pembayaran zakat melalui BAZNAS, di antaranya Ketua MPR Ahmad Muzani, Menkopolkam Budi Gunawan, Menko Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoedin, Kapolri Listyo Sigit Prabowo, Panglima TNI Agus Subiyanto.
Beirkutnya ada Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Harsya, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Menpora Dito Ariotedjo, Menteri Kebudayaan Fadli Zon, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, Menteri PU Dody Hanggodo, Menteri Koperasi Budi Arie Setiadi, Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni, Menteri Imipas Agus Andrianto, Mendikdasmen Abdul Mu'ti, Menhub Dudy Purwogandhi, Menkomdigi Meutya Hafid, Menteri UMKM Maman Abdurahman, Menteri P2MI Abdul Kadir Karding, Menteri Agama Nasaruddin Umar, Menteri Pariwisata Widyawati Wardhana, Menteri PAN-RB Rini Widyantini, Menteri Sosial Saifulah Yusuf.
Kemudian Kepala BPJH Haikal Hasan, Utusan Khusus Presiden bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni, Kepala BGN Dadan Hindayana, Kepala BPS Amalia Adininggar, Kepala BPKP Yusuf Ateh.
Serahkan Zakat Lewat Baznas
Presiden RI Prabowo Subianto, Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka, beserta sejumlah jajaran menteri dan pejabat Kabinet Merah Putih menyerahkan zakat melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) di Istana Negara, Jakarta, Kamis (27/3).
Kepala Negara menyerahkan zakat didampingi oleh Ketua Baznas RI Noor Achmad. Presiden juga terlihat membaca niat zakat pada proses penyerahan zakat tersebut.
Pada momen tersebut, Wapres Gibran juga menyerahkan zakat di Istana Negara. Usai Presiden dan wapres, sejumlah menteri dan pejabat Kabinet Merah Putih bergiliran melakukan penyerahan zakat melalui Baznas.
Berita Terkait
-
Hukum Zakat Fitrah dengan Uang Pinjaman, Boleh atau Tidak? Ini Kata Al Quran
-
Bolehkah Langsung Menyerahkan Zakat Fitrah tanpa Membaca Apa pun? Begini Penjelasannya
-
Campur Tangan Prabowo Dalam 'Cuci Gudang' Komisaris Bank BUMN Demi Selipkan Pejabat Negara
-
Bukber dengan Jokowi di Istana Bukan Silaturahmi Biasa, Prabowo Sengaja Ingin Tunjukan Kedekatan?
-
Amien Rais Kembali Sebut Prabowo Soekarno Jilid 2 Yang Mampu Bebaskan RI dari Jerat Asing
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Parigi Moutong Diguncang Gempa M 6,2 Tengah Malam, BMKG Minta Warga Waspada
-
Pengibaran Bendera Bulan Bintang Picu Bentrok di Masjid Raya Baiturrahman
-
Air Laut Surut Lalu Masuk Permukiman, Warga Pasimarannu Panik Mengungsi Mandiri
-
Soroti Manuver Politik di Kasus Eks Jampidsus, Sejumlah Akademisi Minta Prabowo Turun Tangan
-
Dua Pidato di DPR Tunjukkan Arah Ekonomi Prabowo Semakin Jelas
-
Gempa NTT, Selly Gantina Minta Pemerintah Segera Tembus Daerah Berdampak
-
PTBA Kembali Hadirkan BIDIKSIBA, Buka Jalan Generasi Muda Menuju Pendidikan Tinggi
-
Spot 17-an Kekinian di Blok M: Dari Secret Gig sampai Tantangan Senyum!
-
Beras Fortifikasi Jadi Pelarian Produsen Akibat Melonjaknya Harga Gabah
-
Hendardi Singgung Manuver Hukum Eks Jampidsus, Dinilai Kelabui Publik Soal Substansi Perkara