Suara.com - Timnas Indonesia berisi para pemain abroad, sayangnya enam nama memasuki masa akhir kontraknya di klub masing-masing.
Enam pemain abroad Timnas Indonesia sedang mengalami krisis, kontrak segera habis di musim panas 2025.
Bursa transfer musim panas 2025 belum dibuka, tapi enam pemain abroad Timnas Indonesia dalam ancaman.
Nasib enam pemain Timnas Indonesia yang berkarier di luar negeri ini masih belum bisa dipastikan.
Akan tetapi kontrak mereka dengan klub masing-masing sudah dapat dipastikan habis pada musim panas 2025.
Lantas siapa saja pemain abroad Timnas Indonesia yang kontraknya habis di musim panas ini? berikut di antaranya.
1. Jordi Amat (JDT)
Usianya sudah 33 tahun Jordi Amat bergabung dengan Johor Darul Takzim pada 1 Juli 2022.
Kontraknya kini tersisa beberapa bulan sebelum habis pada 31 Mei 2025, belum ada kabar mengenai masa depannya.
Baca Juga: Anco Jansen: Indonesia Negara Sangat Miskin
Namun santer dikabarkan Jordi Amat tertarik bergabung dengan klub lokal Liga 1, Bali United.
2. Saddil Ramdani (Sabah FC)
Saddil Ramdani dikontrak Sabah FC pada 18 Februari 2021, beberapa bulan kemudian ia mendapat perpanjangan pada 29 Juni 2021.
Ia dikontrak jangka panjang oleh Sabah FC hingga berakhir pada Mei 2025 mendatang.
Klub-klub Liga 1 mungkin banyak yang tertarik mendapatkan jasa pemain berusia 26 tahun tersebut.
3. Elkan Baggott (Ipswich Town)
Berita Terkait
-
Anco Jansen: Indonesia Negara Sangat Miskin
-
Rizky Ridho Pilih 4 Klub Liga Eropa, Mana yang Cocok?
-
Siapa Ibu Tristan Gooijer? Fullbek Kanan Ajax Amsterdam Keturunan Maluku Lagi Dirayu PSSI
-
Plus Minus Tristan Gooijer, Yakin Bisa Berguna untuk Timnas Indonesia?
-
Tristan Gooijer Klarifikasi dari Keturunan Keluarga Pendukung Republik Maluku Selatan RMS
Terpopuler
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
- Kunjungi Korban Gempa di NTT Hari Ini, Gus Miftah Gelontorkan Bantuan Rp500 Juta
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Sikat Pembakar Hutan! Kapolri Pastikan Beberapa Pelaku Karhutla Sudah Diringkus
-
Siap Gelar Apel Siaga 27 Agustus, Aliansi Masyarakat Jakarta Minta Ibu Kota Kondusif
-
Review Serial Reacher Season 2: Drama Kriminal Penuh Adrenalin dan Taktik!
-
Analis Beri Kisi-kisi Saham yang Melonjak Setelah Batas Harga Minimum Rp1
-
Maba Wajib Tahu! 5 Tata Krama Biar Nggak Kena Culture Shock di Jogja
-
Produksi Bawang Putih RI Cuma 40 Ribu Ton, Kebutuhan Tembus 600 Ribu Ton
-
DPR Dukung Aturan Baru MA: Putusan Bebas Tidak Boleh Kasasi Lagi
-
Bukan Cuma WNA, Menkum Tegaskan Diaspora Prioritas di Aturan Kewarganegaraan Ganda Terbatas
-
BPD Diminta Jangan Parkir Dana Pemerintah, Salurkan Kredit ke UMKM
-
Desak Pemerintah Cepat Tangani Karhutla, Puan: Kita Pernah Dapat Nota Protes Dari Negara Tetangga