Profil Budi Arie Setiadi: Menteri Koperasi dan UKM di Kabinet Merah Putih
Nama lengkap Budi Arie ialah Budi Arie Setiadi. Ia lahir di Jakarta, 20 April 1969.
Budi Arie saat in menjabat sebagai Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Republik Indonesia dengan periode 2024-sekarang.
Pendidikan Budi Arie ialah sarjana Ilmu Komunikasi, Universitas Indonesia.
Perjalanan Karier
Budi Arie Setiadi adalah seorang politisi dan aktivis yang dikenal aktif dalam berbagai gerakan sosial dan politik sejak masa reformasi.
Kariernya berawal dari dunia aktivisme mahasiswa saat menempuh pendidikan di Universitas Indonesia.
Ia terlibat dalam berbagai gerakan pro-demokrasi pada 1998, yang menjadi tonggak penting dalam perjalanan politiknya.
Setelah lulus dari UI, Budi Arie aktif di berbagai organisasi sosial dan politik. Ia mendirikan Projo (Pro Jokowi), sebuah organisasi relawan yang berperan penting dalam mendukung Joko Widodo pada Pemilu Presiden 2014 dan 2019.
Baca Juga: CEK FAKTA: Shin Tae-yong Kembali Latih Timnas Indonesia, Geser Patrick Kluivert
Dedikasinya dalam dunia politik membawanya ke posisi strategis di pemerintahan.
Pada 2019, ia dipercaya sebagai Wakil Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Wamendes PDTT).
Selama menjabat, ia berkontribusi dalam program penguatan desa dan pengelolaan dana desa untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di daerah terpencil.
Pada 2023, Budi Arie diangkat sebagai Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), menggantikan Johnny G. Plate.
Dalam posisinya, ia fokus pada percepatan transformasi digital di Indonesia, memberantas hoaks, dan mengembangkan infrastruktur komunikasi.
Setelah Pemilu 2024, Presiden Prabowo Subianto menunjuknya sebagai Menteri Koperasi dan UKM dalam Kabinet Merah Putih.
Dalam jabatan ini, Budi Arie bertanggung jawab dalam memperkuat ekosistem koperasi dan mendorong pertumbuhan sektor UMKM sebagai tulang punggung perekonomian nasional.
Kiprah dan Kontribusi
Budi Arie dikenal sebagai sosok yang memiliki komitmen tinggi terhadap pemberdayaan ekonomi rakyat. Sebagai Menteri Koperasi dan UKM, ia fokus pada beberapa kebijakan utama, antara lain:
- Digitalisasi UMKM: Mendorong pelaku usaha kecil menengah untuk beradaptasi dengan era digital agar mampu bersaing secara global.
- Penguatan Koperasi: Menghidupkan kembali koperasi sebagai pilar ekonomi berbasis gotong royong.
- Akses Permodalan: Memperluas skema pembiayaan bagi UMKM agar mendapatkan akses modal yang lebih mudah dan terjangkau.
- Ekspor Produk Lokal: Meningkatkan daya saing UMKM Indonesia di pasar internasional melalui dukungan pemasaran dan pelatihan.
Dengan pengalaman panjangnya di berbagai sektor, Budi Arie Setiadi diharapkan mampu membawa koperasi dan UMKM Indonesia ke tingkat yang lebih maju dan berdaya saing tinggi dalam perekonomian global.
Sebagai seorang aktivis yang kini menjadi pejabat negara, perjalanan karier Budi Arie Setiadi mencerminkan dedikasinya terhadap pembangunan nasional.
Khususnya dalam memberdayakan ekonomi rakyat melalui koperasi dan UMKM. Dengan visi dan strategi yang matang, ia bertekad untuk menjadikan sektor ini sebagai pilar utama pertumbuhan ekonomi Indonesia.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Beda Cushion Wardah Colorfit Hijau dan Krem: Intip Harga, Kandungan, dan Manfaatnya
Pilihan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
Terkini
-
Ekonom Kritik Glorifikasi PSN, Pemerintah Lupa Hitung Risiko Pengangguran Kelas Menengah
-
UMKM Menjerit! Barcode BBM Subsidi Diblokir Tiba-tiba, PDIP Desak Pemerintah Transparan
-
Bukan Mewah, Begini Konsep Upacara 17 Agustus di IKN Menurut Basuki Hadimuljono
-
Respons Sinyal DPR Bahas Revisi UU Pemilu, Tito: Apapun Skenarionya Kami Siap
-
Kepala Daerah Sering Kena OTT, Mendagri Tito Usul 'Bonus' dari PAD: Biar Tak Korupsi?
-
Pelemahan Rupiah Belum Berdampak pada Proyek IKN, Basuki: Kontraktor Belum Mengeluh
-
Anggaran Diduga Disunat Rp1,4 M Per Unit, GMNI Laporkan Dugaan Korupsi KDMP ke Kejagung
-
Wamendagri Wiyagus: PAKU Integritas Tak Hanya Soal Urusan Hukum, Melainkan Juga Pelayanan Publik
-
Legislator PDIP Kecewa Pertamax Naik Diam-diam: Tanpa Sosialisasi, Tanpa Penjelasan
-
Klaim Bawa Kabar Gembira ke Istana, Kepala BGN Mau Lapor Efisiensi Anggaran ke Prabowo