[Ist]
Penjelasan soal Flurona
Flurona adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan infeksi ganda yang terjadi ketika seseorang terinfeksi virus influenza dan virus Covid-19 secara bersamaan.
Bukan Varian Baru
Flurona bukanlah varian baru dari virus apa pun. Ini adalah kondisi ko-infeksi, yang berarti seseorang terinfeksi dua virus berbeda pada saat yang sama.
Gejala yang Mirip
Gejala flurona seringkali sulit dibedakan dari gejala influenza atau COVID-19. Beberapa gejala umum meliputi:
- Demam
- Batuk
- Sakit tenggorokan
- Hidung tersumbat atau pilek
- Kelelahan
- Nyeri otot
- Kesulitan bernafas
Risiko Komplikasi
Infeksi ganda seperti flurona dapat meningkatkan risiko komplikasi serius, terutama pada orang dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah, orang lanjut usia, dan orang dengan kondisi kesehatan yang mendasarinya.
[Ist]
Pencegahan
Baca Juga: CEK FAKTA: Prabowo Susun RUU Penjarakan Pejabat yang Hina Rakyat
Pencegahan flurona melibatkan langkah-langkah yang sama dengan pencegahan influenza dan Covid-19, yaitu:
- Vaksinasi: Mendapatkan vaksin influenza dan COVID-19 adalah langkah pencegahan yang penting.
- Kebersihan tangan: Sering mencuci tangan dengan sabun dan air atau menggunakan pembersih tangan berbasis alkohol.
- Menjaga jarak fisik: Menghindari kontak dekat dengan orang yang sakit.
- Menggunakan masker: Mengenakan masker di tempat umum, terutama di dalam ruangan dan di tempat yang ramai.
Deteksi
Untuk mendeteksi Flurona perlu dilakukan test swab PCR, dan pemeriksaan penunjang untuk mendeteksi infeksi kuman lain, seperti tes darah lengkap, foto Rontgen paru-paru, CT scan, serta kultur darah atau dahak.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara