Ia berujar bahwa teks Lorem Ipsum yang tertera pada tugu titik nol IKN merupakan sebuah template dalam sebuah desain. Tidak ada arti khusus dari teks tersebut.
"Kata 'lorem Ipsum' adalah teks standar yang digunakan sebagai pengisi narasi sementara, teks tersebut tidak memiliki arti khusus," terangnya.
Ia menambahkan bahwa nantinya Tugu Titik Nol IKN akan menampilkan narasi tentang sejarah ibu kota baru tersebut.
Hanya saja, teks asli yang akan dimuat di lokasi tersebut masih dalam tahap pembuatan. Sehingga papan Tugu Titik Nol IKN ditutup sementara.
"Saat ini stiker dengan narasi yang benar dalam proses produksi," ungkapnya.
Perkembangan Baru IKN
Terkini IKN sedang melanjutkan Pembangunan Bandara VVIP IKN yang menjadi Proyek Strategis Nasional (PSN).
Pembangunan Bandara VVIP IKN diatur dalam Peraturan Presiden atau Perpres Nomor 31 Tahun 2023.
Progres pembangunan Bandara VVIP IKN telah mencapai berbagai hal mulai penyiapan lahan hingga pembangunan struktur utama.
Baca Juga: IKN dan PSN: Ambisi Ekonomi Indonesia Dibangun di Atas Tanah Sengketa?
Disebutkan juga bahwa Bandara VVIP IKN saat ini telah mencapai fase penyelesaian yang menandai kesiapan infrastruktur.
Pekerjaan konstruksi yang dilakukan kini fokus pada penyempurnaan akhir sebelum bandara ini resmi beroperasi dimana uji coba landasan pacu yang telah dilakukan menggunakan pesawat kepresidenan.
Sedangkan saat ini tengah proses penyempurnaan detail teknis dan persiapan operasional, termasuk beragam hal-hal penting yang esensial.
Pembangunan dari bandara VVIP IKN ini menekankan pada dua konsep menarik yakni adalah berorientasi pada alam dan ramah lingkungan.
Sebelumnya Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menargetkan Bandara VVIP Ibu Kota Nusantara atau IKN berganti status menjadi bandara komersial sebelum 2028.
Sebab, Presiden Prabowo Subianto telah menargetkan IKN menjadi ibu kota politik Indonesia mulai 2028.
Kepala negara juga disebut akan berkantor di IKN mulai 17 Agustus 2028.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Terjaring OTT KPK, Ulangi Jejak Kelam Pendahulu
-
Ledakan Dahsyat Guncang Mall AEON Dua Orang Tewas, Diduga Akibat Kebocoran Gas
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
Terkini
-
7 Fenomena Langit Sepanjang Agustus 2026, Hujan Meteor Perseid hingga Gerhana Matahari
-
3 Rekomendasi Shade Bedak Tabur Viva untuk Kulit Sawo Matang, Hasil Natural dan Menyatu
-
Hidup Berpindah Mengikuti Hutan: Perjuangan Punan Batu Benau-Sajau Mempertahankan Ruang Hidup
-
Rampok Toko Emas Pakai Senpi Dinas, Briptu MZ Dipecat dari Polda Aceh
-
Sukses Mulia Story: Ketika Mimpi Besar Menjadi Jalan Memutus Rantai Kemiskinan
-
Diiringi Lagu Glenn Fredly, Delvis Rettob Dinobatkan sebagai Ketua Presidium PP PMKRI
-
522 Anak dan Remaja Hidup dengan HIV di Sidoarjo, Pentingnya Memahami Angka dan Mencegah Stigma
-
Bupati Pemalang Kena OTT, Jadi Operasi Tangkap Tangan KPK ke-18 Sepanjang 2026
-
Sayembara Tangkap Begal Dedi Mulyadi Dinilai Disfungsional, Terkesan Tak Percaya Polda Jabar
-
Rumah Sakit Jepang Seperti di Zona Perang, Kewalahan Obati Korban Gempa Bumi Kumamoto