Suara.com - Narasi yang menyebutkan bahwa Budi Arie bakal mengembalikan dana haji yang digunakan untuk pembangunan Ibu Kota Negara (IKN), beredar di media sosial.
Informasi itu diunggah akun “ebe_ganzo” di platform Twitter (X) dan ramai diperbincangkan netizen. Dalam unggahan tersebut, pemerintah disebut-sebut akan mengembalikan dana tersebut dalam bentuk Tunjangan Hari Raya (THR).
Hingga Sabtu (5/4/2025), unggahan itu telah dilihat lebih dari 260 kali, mendapat lebih dari 600 tanda suka, dibagikan ulang 112 kali, serta dikomentari 52 pengguna lainnya.
Narasi soal dana haji digunakan untuk IKN langsung menarik perhatian dan diperiksa kebenarannya oleh Tim Pemeriksa Fakta dari Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (Mafindo).
Berdasarkan laporan TurnBackHoax.id, tim melakukan penelusuran dengan memasukkan kata kunci “Budi Arie akan kembalikan dana haji yang dipakai IKN dalam bentuk THR” ke mesin pencari Google.
Namun, hasil penelusuran tidak menemukan informasi dari media terpercaya maupun akun resmi pemerintah yang membenarkan narasi penggunaan dana haji untuk pembangunan IKN. Tidak ditemukan juga pernyataan langsung dari Budi Arie Setiadi terkait isu tersebut.
Penelusuran visual melalui Google Lens terhadap tangkapan layar yang disebarkan turut dilakukan. Hasilnya, ditemukan bahwa gambar tersebut telah mengalami manipulasi digital, sehingga tidak dapat dijadikan bukti sahih.
Konten Hoaks dan Manipulatif
Dengan demikian, klaim dalam unggahan akun “ebe_ganzo” yang menyebut dana haji dipakai untuk IKN dan akan dikembalikan dalam bentuk THR tergolong sebagai konten manipulatif.
Informasi tersebut tidak berdasar dan tidak memiliki dukungan fakta yang kuat dari sumber kredibel.
Masyarakat diminta untuk lebih teliti dalam menyebarkan informasi, khususnya yang menyangkut isu sensitif seperti penggunaan dana haji untuk IKN.
Klarifikasi seperti ini penting untuk menangkal penyebaran hoaks yang dapat memicu disinformasi lebih luas di media sosial.
Budi Arie Setiadi merupakan Menteri Koperasi kabinet Merah Putih, Prabowo-Gibran. Sosok yang sebelumnya menjabat sebagai Menkominfo di era Presiden Jokowi ini memiliki latar belakang aktivis dan perjalanan politik yang cukup panjang.
Lahir pada 20 April 1969, Budi Arie Setiadi merupakan putra dari pasangan Joko Asmoro dan Pudji Astuti. Ia mengawali pendidikan di SD dan SMP Marsudirini, Jakarta Utara.
Tag
Berita Terkait
-
Berita Soal Rp200 Triliun Menguap Dipastikan Hoaks, Kemenkeu dan BRI Jamin Dana Aman
-
Kemenkeu: Berita Menkeu Purbaya Tertipu Bank Himbara 100 Persen Hoaks
-
Update Terkini ASN Pindah ke IKN Nusantara, Tahap Awal Mulai Dilaksanakan?
-
Cek Fakta: Benarkah Rowan Atkinson 'Mr. Bean' Kencan dengan Mia Khalifa di Kapal Pesiar?
-
RUU 'Antek Asing': Senjata Lawan Propaganda atau Alat Bungkam Suara Kritis?
Terpopuler
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- 4 Pilihan HP OPPO 5G Terbaik 2026 dengan RAM Besar dan Kamera Berkualitas
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- Bojan Hodak Beberkan Posisi Pemain Baru Persib Bandung
Pilihan
-
Danantara Mau Caplok Tambang Emas Martabe Milik Astra?
-
H-135 Kick Off Piala Dunia 2026, Dua Negara Ini Harus Tempuh Perjalanan 15.000 KM
-
5 Rekomendasi HP RAM 12 GB Paling Murah, Cocok buat Gaming dan Multitasking
-
Kenaikan Harga Emas yang Bikin Cemas
-
Sah! Komisi XI DPR Pilih Keponakan Prabowo Jadi Deputi Gubernur BI
Terkini
-
Indeks Perkembangan Harga Tiga Provinsi Terdampak Bencana Turun Signifikan
-
Inosentius Dapat Tugas Baru, DPR Beberkan Alasan Adies Kadir Dipilih Jadi Hakim MK
-
Ahok Sebut Tak Ada Temuan BPK dan BPKP Soal Penyewaan Terminal BBM oleh Pertamina
-
Integritas Dipertanyakan, DPR Klaim Adies Kadir Mampu Jaga Kredibilitas Hakim Konstitusi
-
Dicecar 30 Pertanyaan Soal Kematian Lula Lahfah, Apa Peran Reza Arap Sebenarnya?
-
Normalisasi Ciliwung Dikebut, Pramono Pastikan Relokasi dan Pembebasan Lahan Segera Berjalan
-
Rocky Gerung Usai Diperiksa di Kasus Ijazah Jokowi: Dapat Pisang Goreng dan Empat Gelas Kopi
-
5 Fakta Pernyataan Nyeleneh Noel di Sidang Pemerasan: Sebut Nama Purbaya hingga Minta Dihukum Mati
-
Buka Peluang Perpanjang Modifikasi Cuaca, Pramono: Nggak Mungkin Jakarta Nggak Ada Genangan
-
DPR Laporkan 8 Poin Hasil Panja Percepatan Reformasi Polri, Tegaskan Polri Tetap di Bawah Presiden