Suara.com - Kebijakan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi soal anak-anak sekolah yang diharuskan jalan kaki ketika pergi ke sekolah itu rupanya membawa perubahan besar.
Mereka kini memenuhi jalanan di setiap pagi ketika hendak memulai aktivitas di sekolah seperti harapan Dedi Mulyadi.
Meskipun masih ada yang diantar oleh orangtuanya, namun dari jarak sekitar 1 km, mereka memilih berjalan kaki dengan teman-temannya.
Seperti sebuah video yang belakangan ini viral, anak-anak sekolah terlihat berjalan bersama-sama menuju sekolah.
Dalam sebuah video yang diposting ulang akun tiktok @sandhy084 itu memperlihatkan anak-anak SMP memenuhi tepi jalan.
Mereka berjalan sembari mengobrol dengan teman-teman di sampingnya di sepanjang jalan. Meskipun menjadi kegiatan baru, mereka terlihat sangat menikmati.
Kebijakan Dedi Mulyadi ini sontak menjadi sorotan netizen. Pasalnya, suasana di jalan-jalan kini bak Kembali ke era Tahun 80 an.
Video tersebut sontak mengundang beragam komentar dari warganet.
“Cek jam pulang sekolah setelah kebijakan KDM, mengharukan anak sekolah berjalan kaki.. semangat adek-adek..,” tulis seorang netizen.
Baca Juga: 7 Produk Skincare Viral TikTok yang Worth It Dibeli Versi Dompet UMR
“Jawa Barat kembali ke setelan awal era 80 an. Menyala Gubernur Jawa Barat (Bapak Aing),” sahut lainnya.
“bgini lbh sedap dipandang. dr pda sprti biasanya anak SD sdh pda bwa mtor sndiri. mna pda ugal"an lgi,” tulis @rumahtanpapintu.
“80an bangun jam set 5,belajar,bantu emak bentar,berangkat sekolah Kaos Kaki kendor dikasih karet biar kenceng,” ucap @ibukepesek0.
Kebijakan Baru soal Jalan Kaki
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi baru-baru ini menghimbau para siswa untuk berjalan kaki atau bersepeda ke sekolah.
Kebijakannya ini diharapkan dapat membentuk karakter mandiri pada anak-anak dan meningkatkan kesehatan mereka.
Berita Terkait
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- 5 HP Murah RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan di Akhir Maret 2026
- Harga Mobil BYD per Maret 2026: Mulai Rp199 Jutaan, Ini Daftar Lengkapnya
Pilihan
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
Terkini
-
Polemik Status Tahanan Rumah Gus Yaqut, Tersangka Korupsi Dapat Perlakuan Istimewa dari KPK?
-
Seskab Ungkap Detik-detik Prabowo Ingin Lihat Warga di Bantaran Rel: Dadakan Ingin Menyamar
-
Tanpa Lencana Presiden, Prabowo Santai Sapa Warga di Bantaran Rel Senen, Janjikan Hunian Layak
-
Eks Pejabat Keamanan AS: Eropa Hati-hati, Rudal Iran Bisa Capai Paris
-
Serangan Iran ke Israel Berlanjut: Puluhan Warga Jadi Korban, Sirene Terus Meraung
-
Iran: Ada Negara Arab yang Mau Bantu AS Kuasai Pulau Kharg
-
Belajar dari Perang ASIsrael vs Iran, Indonesia Harus Perkuat 'Character Building' dan Perang Siber
-
Remaja 20 Tahun Gugat Meta dan Youtube Gegara Kecanduan Sosmed, Dapat Ganti Rugi Rp90 M
-
Senator AS Curigai Trump di Kasus Trader Misterius yang Raup Rp800 M dalam 15 Menit
-
Geger! Niat Cari Kepiting, Nelayan di Jambi Malah Temukan Kerangka Manusia Setinggi 155 Sentimeter