Suara.com - DPR RI resmi menyetujui pemberian status kewarganegaraan Indonesia terhadap empat calon pemain Timnas sepak bola putri dalam Rapat Paripurna, di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta pada Selasa (27/5/2025).
Empat pemain Timnas perempuan itu adalah Felicia Victoria de Zeeuw, Iris Joska de Rouw, Isa Guusje Warps dan Emily Julia Frederica Nahon.
"Kami meminta persetujuan pada rapat paripurna hari ini apakah permohonan pertimbangan pemberian kewarganegaraan RI atas nama Felicia Victoria de Zeeuw, Iris Joska de Rouw, Isa Guusje Warps dan Emily Julia Frederica Nahon dapat disetujui?," beber Wakil Ketua DPR RI Adies Kadir sebagai pimpinan sidang paripurna di DPR RI, Jakarta, hari ini.
"Setuju," jawab anggota dewan yang hadir dalam sidang paripurna tersebut.
Berikutnya proses pemberian kewarganegaraan akan ditindaklanjuti dengan mekanisme yang berlaku.
"Selanjutnya persetujuan tersebut akan ditindaklanjuti sesuai mekanisme yang berlaku," beber Adies Kadir.
DPR Setujui 4 Atlet Naturalisasi Sepak Bola Putri
Sebelumnya, Komisi X DPR RI menyetujui pemberian status kewarganegaraan Indonesia kepada empat calon atlet sepak bola putri.
"Komisi X DPR RI memutuskan menyetujui rekomendasi pemberian kewarganegaraan RI atas nama Saudari Felicia Victoria de Zeeuw, Saudari Iris Joska de Rouw, Saudari Isa Guusje Warps, dan Saudari Emily Julia Frederica Nahon," ujar Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian dalam rapat kerja di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta pada Senin (26/5/2025) kemarin.
Baca Juga: Sadis, Pegawai Kejaksaan Dibacok di Depok, Pelaku: Mampus Lu!
Hadir dalam kesempatan itu, Ketua Umum PSSI Erick Thohir menyampaikan alasan pihaknya melakukan naturalisasi terhadap empat calon pemain sepak bola putri untuk bisa ikut menjadi punggawa Garuda Pertiwi.
Erick Thohir menegaskan, Indonesia ingin lolos ke Piala Dunia sepak bola putri tahun 2027.
"Kalau kita juga lolos daripada kualifikasi ini di tahun 2026 itu akan ada kejuaraan Asia Cup yang akan diikuti 16 negara. Dan Asia mendapat jatah untuk Piala Dunia putri tahun 2027 yaitu 6. Jadi ya kembali kalau ambisius mohon maaf dari 16 chancenya 30 persen," papar Erick Thohir dalam rapat.
Lebih lanjut, Erick Thohir juga menyebutkan Indonesia bisa mengikuti jejak Filipina yang Timnas sepak bola putrinya termasuk diperhitungkan di Asia.
Selama ini, beber Erick Thohir, kompetisi sepak bola putri didominasi oleh Jepang, Korea Selatan, Korea Utara, Cina, Australia dan Filipina.
Menteri BUMN itu juga mengaku ingin membuat Timnas sepak bola putri bisa setara dengan Timnas sepak bola pria yang tengah cukup kuat.
"Kami memberanikan diri seperti prianya, kita ingin mencoba membangun tim nasional wanita kita untuk bisa setara dengan tim pria kita dan juga bisa setara dengan bangsa-bangsa lain di dunia," beber Erick Thohir.
Ia bersyukur mendapatkan dukungan dari Kemenpora bisa mendukung kemajuan sepak bola putri.
"Kita punya timnas baik putra dan putri yang sama tidak ada diskriminasi. Kita juga didukung penuh baik pemerintah dan swasta," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Sadis, Pegawai Kejaksaan Dibacok di Depok, Pelaku: Mampus Lu!
-
Usai Ijazah Jokowi Dinyatakan Asli, Muncul Desakan Agar Roy Suryo dkk Segera Dijebloskan ke Bui
-
Fakta Ijazah S1 Jokowi Asli: Hasil Sederet Uji Puslabfor soal Bukti Setoran SPP, Blanko hingga KKN
-
Dipolisikan Jokowi Pakai UU ITE, Roy Suryo Tak Terima: Saya Perancangnya!
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
-
Harry de Fretes Bagikan Kabar Haji Bolot Meninggal, Keluarga: Hoaks, Itu Orang Kurang Kerjaan
Terkini
-
Terancam Terusir, 71 Jiwa Penghuni Rusun Kemensos Belum Kantongi Kepastian Tempat Tinggal Baru
-
Nasib Tragis Warga Penolak Penambangan Emas Ilegal di Sumbar, Dipukuli Sampai Luka Berat
-
Demo Mahasiswa Bukan Ancaman: Tarik Militer, Jangan Ada Tameng dan Pentungan
-
Misteri 2 Mayat Wanita di Banyumas: Nenek Ditemukan Dalam Sumur, Gadis 18 Tahun Bersimbah Darah
-
KPK Sita Rp59 Juta dan Ribuan Valas di Rumah Silmy Karim: Ada USD, Euro, hingga Yen!
-
Pakar Ingatkan Paparan BPA dari Galon Guna Ulang Berkaitan dengan Pubertas Dini Pada Anak
-
BEM UI: Polisi Hadang Demo Mahasiswa di HI, Bahkan Sempat Larang Kami Salat Jumat!
-
WALHI: PETI di Sumbar Sudah Hancurkan Lebih dari 10 Ribu Hektare Hutan dan Lahan
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
Gedung DPR RI 'Dibentengi' Beton Meski Titik Utama Demo Mahasiswa di Bundaran HI