Selain efisiensi energi, Nipah Park juga menaruh perhatian besar pada pengelolaan air dan limbah.
Salah satu contoh konkret adalah pemanfaatan air wudhu dan air hujan yang dikumpulkan dan diolah kembali untuk menyiram tanaman-tanaman yang tersebar di berbagai area hijau di lingkungan mal.
Sistem ini tidak hanya menghemat penggunaan air bersih, tapi juga menunjukkan bagaimana limbah yang biasanya terbuang bisa dimanfaatkan kembali untuk mendukung ekosistem hijau di kawasan perkotaan.
Bank Sampah dan Program Recycle untuk Gerai
Dalam hal pengelolaan sampah, Nipah Park telah bekerja sama dengan sejumlah mitra termasuk mal sampah dan komunitas daur ulang.
Mereka menyediakan bank sampah di lingkungan mal untuk memfasilitasi pemilahan jenis sampah dari masing-masing gerai, terutama sampah kering yang masih bisa didaur ulang.
"Semua langkah ini tidak kami jalankan sendiri. Kolaborasi dengan gerai, komunitas, hingga pengunjung adalah elemen penting agar keberlanjutan bisa benar-benar hidup,” tambah Imam.
Salah satu bentuk nyata dari inisiatif ini adalah kolaborasi dengan Komunitas Berdaur.
Dari kerja sama ini, limbah tutup botol minuman kemasan dari berbagai gerai dikumpulkan dan diolah menjadi merchandise ramah lingkungan, seperti tatakan gelas dari bahan daur ulang.
Baca Juga: Inspiratif! Petani Banyuwangi Taklukkan Musim Kemarau dengan Tenaga Surya
Edukasi dan Keterlibatan Gerai dalam Efisiensi Operasional
Tak hanya pengelola, seluruh penyewa dan gerai yang beroperasi di dalam Nipah Park juga dilibatkan dalam upaya efisiensi.
Pihak manajemen secara aktif memberikan edukasi dan bimbingan teknis terkait penggunaan energi yang efisien, pemilahan sampah, hingga pengurangan penggunaan plastik sekali pakai.
Dengan keterlibatan aktif dari seluruh elemen, Nipah Park menjadi contoh nyata pusat perbelanjaan modern yang memadukan bisnis dengan kepedulian terhadap lingkungan.
Sirkulasi Udara Alami dan Ruang Terbuka Hijau
Desain terbuka dengan ventilasi alami dan ruang hijau yang luas juga menjadi ciri khas dari Nipah Park.
Konsep ini tidak hanya menciptakan kenyamanan bagi pengunjung, tetapi juga mendukung penghematan energi, khususnya dalam mengurangi kebutuhan penggunaan pendingin ruangan secara berlebihan.
Ruang terbuka hijau juga berfungsi sebagai taman kota mini, tempat masyarakat bisa bersantai sambil menikmati suasana yang lebih sejuk di tengah kota.
Komitmen Berkelanjutan untuk Masa Depan Kota
Langkah Nipah Park ini patut diapresiasi sebagai bagian dari transformasi kawasan perkotaan yang lebih hijau dan berkelanjutan.
Ketika banyak pusat perbelanjaan hanya fokus pada profit, Nipah Park membuktikan bahwa profitabilitas bisa berjalan beriringan dengan tanggung jawab lingkungan.
Dengan penggunaan energi surya, pengelolaan air dan limbah yang bijak, serta keterlibatan aktif komunitas, Nipah Park telah menjadi pelopor green mall di Makassar yang patut menjadi panutan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
- Lipstik Wardah yang Bagus Apa? Ini 4 Pilihan Paling Tahan Lama untuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
Terkini
-
Berapa Harga Jam Tangan Alexandre Christie Wanita Paling Murah? Cek 5 Rekomendasinya
-
Ditunjuk Prabowo Jadi Jampidsus, Kuntadi Langsung Ditarget Bereskan Kasus Febrie
-
Kabar Baik untuk Emiten Batu Bara, PNBP Minerba Sudah Tembus 60% dari Target
-
Kredit Nganggur Masih Numpuk di Bank
-
Dua Perusahaan Tekstil di Jateng Berpotensi PHK Hampir 1.500 Buruh
-
Ancam Buka Paksa Keraton Solo, Kubu PB XIV Purboyo Meradang: Kenapa Harus Pakai Kekerasan?
-
Buku Kisah-Kisah Nyesek saat KKN: Dari Lele Kuning hingga Begal Kampung
-
Tinggalkan Kerja di Luar Negeri, Eks PMI Justru Cuan dari Makanan Sehat
-
Honda NS150LA Menantang Dominasi Skutik Retro Andalkan Rangka Tubular dan Fitur Kamera Bawaan
-
Perempuan Berkebutuhan Khusus Tewas Terpanggang saat Rumahnya Terbakar