"Kalau rakyat miskin, kita belum ada data. Kami sudah menanyakan ke Bappeda," aku Kabid Kawasangan Pemukiman pada Disperkim Jawa Barat.
Mendengar jawaban tersebut, Dedi Mulyadi tampak kebingungan. Pasalnya, hal tersebut tidak sejalan dengan digitalisasi yang selama ini diperlihatkan di dunia maya terkait Jawa Barat. Menurut mantan Bupati Purwakarta itu, teori yang digembar-gemborkan tentang digitalisasi di Jawa Barat terlalu berlebihan.
"Kemampuan IT Provinsi Jawa Barat tidak sebanding dengan produk. Kalau ngomong teorinya bagus banget nih Jawa Barat, hebat banget digitalnya, begitu saya tanya berapa rumah rakyat miskin di Jawa Barat, nggak punya," keluh Dedi Mulyadi.
Unggahan tersebut sontak menjadi perhatian publik karena dinilai tidak sesuai dengan klaim yang dulu sempat dibeberkan Ridwan Kamil. Tak hanya itu, sejumlah warganet pun menyinggung tentang hutang BPJS Provinsi Jawa Barat yang menunggak hingga miliaran rupiah. Oleh karena itu, beberapa meminta agar kinerja Ridwan Kamil sebelumnya untuk diaudit.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Dittipideksus Bareskrim dan Kortastipidkor Sinkronkan Penyidikan Kasus PT TSL
-
Gus Ipul Apresiasi Jawa Timur, Provinsi Dengan Sekolah Rakyat Terbanyak
-
PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang
-
Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang
-
Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA
-
Kepercayaan Polri Tembus 82,4 Persen, Habiburokhman: Jangan Puas Diri, Terus Berbenah
-
Prabowo Tanya Akademisi: Kenapa 81 Tahun RI Tidak Bisa Bikin Mobil Buatan Sendiri?
-
Sikat Parkir Liar di Cawang, 250 Personel Gabungan Derek Mobil yang Nekat Bandel!
-
Perempuan Didorong Jadi Aktor Utama Ekonomi Restoratif, Tak Lagi Sekadar Penerima Manfaat
-
Terkuak! Ini Pemicu Longsor Petamburan: Dari Abrasi Kali BKB hingga Bangunan di Sempadan