Suara.com - Kemiskinan menjadi salah satu masalah yang ingin diselesaikan oleh Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi. Sebagaimana yang diketahui, Dedi Mulyadi berusaha untuk memberikan rumah rakyat miskin hingga pendidikan yang layak bagi anak-anak yang terlahir dari keluarga miskin.
Namun, baru-baru ini jagat maya dihebohkan dengan beredarnya pernyataan mantan Gubernur Jawa Barat sebelumnya, Ridwan Kamil.
Dalam video yang dibagikan oleh akun TikTok @zack.channel5, terdapat kolase video yang membandingkan pernyataan Ridwan Kamil dan Dedi Mulyadi.
Rekaman tersebut merekam ucapan Ridwan Kamil yang mengklaim telah berhasil menghilangkan desa miskin.
Ridwan Kamil mengatakan bahwa ia telah menghilangkan setidaknya 1.000 desa dalam kurun waktu 2018 hingga 2023.
"Kalau ditanya, 'Pak Ridwan, apa yang dibanggakan sebagai Gubernur Jawa Barat?'. Saya menghilangkan desa miskin. Dari seribu saat 2018 menjadi nol di 2023. Seribu desa miskin ada di mana? Bukan di Kota Bandung, itu ada di seluruh wilayah Jawa Barat," ucap Ridwan Kamil.
Saat ditelusuri, klaim Ridwan Kamil disampaikan saat ia ditanya oleh calon Gubernur DKI Jakarta nomor urut 2 Dharma Pongrekun terkait Jawa Barat sebagai salah satu provinsi yang dianggap miskin dalam topik debat kedua Pilkada Jakarta.
Ridwan Kamil mengatakan bahwa pihaknya kala itu melakukan pemerataan ekonomi degan ekonomi digital desa, sehingga sebanyak 1.000 desa tertinggal jumlahnya menjadi nol (0) di akhir masa jabatannya.
Tetapi, hal tersebut berbanding terbalik ketika kini Provinsi Jawa Barat di bawah kekuasaan Dedi Mulyadi. Dalam kolase video yang sama, terekam momen Dedi Mulyadi bertemu dengan Kabid Kawasan Permukiman pada Disperkim Jawa Barat.
Baca Juga: Cucu Bupati Bekasi Nyesal Pilih Dedi Mulyadi, Doakan Cuma 1 Periode
Video asli yang pertama kali tayang di kanal YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel pada 11 Februari 2025 tersebut merekam keresahan Dedi Mulyadi perihal kemiskinan di Jawa Barat.
Dedi Mulyadi menyebut bahwa salah satu indikator kemiskinan adalah tak adanya listrik. Data yang disebutkan setidaknya ada 140.000 rumah di Jawa Barat yang tidak memiliki aliran listrik.
Oleh karena itu, Dedi Mulyadi menilai bahwa salah satu cara yang bisa dilakukan pemerintah untuk mengatasi kemiskinan adalah dengan memperbaiki tempat tinggalnya.
Setelahnya, Dedi Mulyadi menanyakan data rumah rakyat miskin di Jawa Barat.
"Di Jawa Barat ini ada berapa jumah rumah rakyat miskin?" tanya Dedi Mulyadi.
Tetapi, Kabid Kawasangan Pemukiman pada Disperkim Jawa Barat mengaku bahwa pihaknya tak memiliki data yang diminta Dedi Mulyadi secara pasti.
Berita Terkait
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- 30 Kode Redeem FF 25 Maret 2026: Klaim Bundle Panther Gratis dan Skin M14 Sultan Tanpa Top Up
- 5 Rekomendasi HP Samsung Terbaru Murah dengan Spek Gahar, Mulai Rp1 Jutaan
- 10 Potret Rumah Baru Tasya Farasya yang Mewah, Intip Detail Interiornya
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Kejagung Bidik Tersangka Pejabat di Kasus Korupsi Tambang Ilegal PT AKT
-
Suhu Bumi Naik 75 Persen, Pakar UGM Ungkap Dampak Cuaca Ekstrem hingga Krisis Pangan
-
Tambang Ilegal Bertahun-tahun Terbongkar ! Kejagung Tetapkan Bos PT AKT Tersangka Korupsi Batu Bara
-
Periode Akhir Arus Balik Lebaran, Pemudik Diimbau Gunakan Rest Area Alternatif
-
Sempat Ditutup karena Kelapa Utuh, SPPG Seri Kuala Lobam Kembali Beroperasi
-
Ketegangan di Selat Hormuz, Mengapa Indonesia Terlempar dari Daftar Jalur Hijau Militer Iran?
-
Satu Mobil ke Bandara, Prabowo Antar Langsung Anwar Ibrahim Tinggalkan Indonesia
-
Stok Tomahawk Menipis, Operasi Militer AS di Iran Picu Kekhawatiran
-
Mundurnya Yudi Abrimantyo dari Kepala BAIS Dinilai Tamparan untuk Elite
-
Kematian Pekerja Tambang di Morowali Disorot DPRD, Diminta Diusut Tuntas