Suara.com - Permadi Arya atau yang lebih dikenal dengan nama Abu Janda melontarkan tudingan serius terhadap delapan figur publik, termasuk dai kondang Ustaz Felix Siauw, yang dia sebut sebagai antek Israel dan bermuka dua.
Tudingan itu pertama kali muncul dalam program televisi Rakyat Bersuara edisi "Iran Diserbu AS-Israel, Dunia di Ambang Perang?" yang tayang pada Selasa, 24 Juni 2025.
Abu Janda menyebut bahwa narasi yang dibangun oleh Felix Siauw justru menggembosi perjuangan Iran yang saat ini sedang berkonflik dengan Israel dan Amerika Serikat.
Melalui unggahan Instagram, dia kembali blak-blakan menyebut Felix sebagai antek Barat dan agen Mossad (Israel)
"Saya adalah seorang muslim yang pro Barat (Amerika), tapi saat Iran perang sama Israel, saya tidak pernah nyinyirin Iran. Karena saya tetap respect Iran sebagai simbol Islam yang melawan Barat," tulis Abu Janda.
Dia melanjutkan kritiknya dengan menuding bahwa Felix Siauw yang mengaku sebagai pembela Islam justru melemahkan semangat umat terhadap perlawanan Iran.
Dia bahkan mempertanyakan loyalitas Felix, dengan insinuasi tajam, "Jangan-jangan agen Mossad yang ditanam di umat Islam?"
Tak hanya berhenti pada Felix, Abu Janda memperluas tuduhannya kepada tujuh tokoh publik lainnya.
Mereka adalah Arie Untung, Taqy Malik, Hasan Jr, Hilmi Firdausi, Erlangga Greschinov, Fuadbakh, dan Muhamad Raziv Barokah.
Baca Juga: Sikap Umat Islam Terhadap Perang Iran-Israel, Ustaz Felix Siauw Ungkap Fakta Mengejutkan
Nama-nama tersebut langsung mencuri perhatian warganet, terlebih karena tidak sedikit di antara mereka merupakan figur yang cukup aktif dalam dakwah Islam dan memiliki pengikut setia di media sosial.
Profil Singkat Tujuh Figur yang Dituding
Arie Untung adalah mantan VJ MTV yang kini aktif berdakwah dan sering membahas isu keislaman melalui media sosial. Dia juga merupakan suami dari artis Fenita Arie.
Taqy Malik, hafiz muda dan pengusaha, dikenal karena suara merdunya dalam melantunkan Al-Qur’an serta konten-konten dakwah yang dikemas kekinian.
Hasan Jr, pendakwah muda dari Makassar yang terkenal karena gaya ceramahnya yang lugas dan mudah dipahami oleh generasi milenial.
Hilmi Firdausi, seorang dokter sekaligus pendakwah yang vokal di media sosial, terutama X (Twitter), dengan pandangan-pandangan kritis terhadap isu politik dan sosial dari perspektif Islam.
Berita Terkait
-
Ngaku Dipandang Dunia, Abu Janda Sesumbar Bisa Antar Wanda Hamidah Tembus Blokade di Gaza
-
Ogah Cabut Ucapan soal Iran, Felix Siauw Kini Singgung LGBT: Aku Bahagia Mereka Dukung Palestina
-
Apa Alasan Abu Janda Tuduh Felix Siauw Antek Barat dan Agen Israel?
-
Tuding Iran Tak Bela Palestina, Felix Siauw Dirujak Netizen: Sok Tahu!
-
Ustaz Felix Siauw: Ada Baiknya Indonesia Tidak Kelewat Heboh dengan Perang Iran-Israel
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
Terkini
-
Tak Lagi 'Macan Ompong', RUU HAM Beri Komnas HAM Kewenangan Penyidikan
-
Menuju Kota Global, Jakarta Kejar Target Bebas Buang Air Sembarangan
-
Jangan Terkecoh! Pendakian Gunung Merapi Masih Ditutup, Abaikan Ajakan di Medsos
-
Jadi Otak Penyekapan, Bos Percetakan di Senen Perintahkan Anak Buah Pasung Kaki Korban
-
Bertemu Dony Oskaria, KPK Minta Pejabat BUMN Bandel Tak Lapor LHKPN Disanksi
-
Gelar Budaya Jokowi Disorot, Dinilai Jadi 'Senjata' Politik Incar Masyarakat Paternalistik
-
Satu Tahun Menuju 5 Abad, Apakah Jakarta Sudah Layak Kota Global?
-
Sekjen Golkar: Pasar Tak akan Goyang Hanya Karena Gaya Pidato Prabowo
-
Rp1,1 Triliun Anggaran Pendidikan Jakarta Tak Terserap, DPRD: Harusnya Bisa untuk Sekolah Gratis
-
Kisah Yunita Bangun Dear June Official, Dari Satu Penjahit Hingga Tembus Pasar Singapura