News / Nasional
Jum'at, 27 Juni 2025 | 06:11 WIB
Gibran main bola dicibir. (Instagram)

"Kiper: Bismillah komisaris," celetuk lainnya.

"Aku yakin kiper nya naik jabatan," kata netizen lain menduga-duga.

Dalam pertandingan itu, tim Gibran menang 6 - 3 atas Tim Pemuda Muhammadiyah.

Fun Football itu diadakan dalam rangka Milad Ke-93 Pemuda Muhammadiyah.

Dalam tim Gibran, selain Cristian Gonzales, ada juga Maman Abdurahman mantan pemain Timnas Indonesia.

Kemudian ada beberapa dari wakil menteri hingga pengurus Muhammadiyah.

Antara lain: Wakil Menteri BUMN Aminuddin Ma’ruf, Wakil Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia sekaligus Ketua Umum Pemuda Muhammadiyah Dzulfikar Ahmad Tawalla, Sekretaris Jenderal Pemuda Muhammadiyah Najih Prastiyo, serta Bendahara Umum Pemuda Muhammadiyah Machendra Setya Atmaja.

Gibran main bola. (bidik layar video di X)

Ada juga pimpinan organisasi kepemudaan lintas agama seperti Ketua Umum GAMKI Sahat Sinurat dan Sekretaris Jenderal Peradah Pandu Winata.

Pertandingan sepak bola tak pertama kalinya dilakukan Gibran.

Baca Juga: Usulan Purnawirawan Terancam Mejan, Pemakzulan Gibran Macet di Meja DPR?

Dia pernah bermain futsal bersama jurnalis untuk menjalin kedekatan.

Dia juga mengaku suka bermain futsal dan olahraga lainnya di sela-sela kesibukannya.

Hubungan Gibran dengan Muhammadiyah

Gibran cukup dekat dengan organisasi Muhammadiyah.

Dia pernah menyatakan bahwa Muhammadiyah banyak membantunya ketika menjabat sebagai Wali Kota Solo.

Ini mengindikasikan adanya kerja sama dan dukungan dari organisasi Muhammadiyah di tingkat lokal.

Gibran sebagai Wakil Presiden terpilih secara terbuka memuji kualitas kader-kader Muhammadiyah.

Kakak Kaesang Pangarep ini bahkan menyebutkan ada sejumlah kader Muhammadiyah yang menduduki posisi krusial di Kabinet Merah Putih, salah satunya Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti.

Hal ini menunjukkan pengakuan Gibran terhadap kontribusi Muhammadiyah dalam pembangunan bangsa.

Setelah Prabowo-Gibran ditetapkan sebagai Presiden dan Wakil Presiden, Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah menyampaikan wejangan dan harapan agar pemerintahan baru dapat menjalankan mandat rakyat dengan baik.

Pemerintah diharapkan mengutamakan kepentingan bangsa, dan bekerja untuk kemajuan Indonesia.

Hal ini menunjukkan peran Muhammadiyah sebagai organisasi keagamaan dan kemasyarakatan yang memberikan pandangan dan harapan konstruktif kepada pemerintah.

Muhammadiyah juga membantah adanya dukungan terhadap wacana pemakzulan Gibran.

Ini menunjukkan Muhammadiyah berpegang pada prinsip tidak terlibat dalam politik praktis dan menghindari isu-isu yang dapat memecah belah.

Kontributor : Tinwarotul Fatonah

Load More