"Kiper: Bismillah komisaris," celetuk lainnya.
"Aku yakin kiper nya naik jabatan," kata netizen lain menduga-duga.
Dalam pertandingan itu, tim Gibran menang 6 - 3 atas Tim Pemuda Muhammadiyah.
Fun Football itu diadakan dalam rangka Milad Ke-93 Pemuda Muhammadiyah.
Dalam tim Gibran, selain Cristian Gonzales, ada juga Maman Abdurahman mantan pemain Timnas Indonesia.
Kemudian ada beberapa dari wakil menteri hingga pengurus Muhammadiyah.
Antara lain: Wakil Menteri BUMN Aminuddin Ma’ruf, Wakil Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia sekaligus Ketua Umum Pemuda Muhammadiyah Dzulfikar Ahmad Tawalla, Sekretaris Jenderal Pemuda Muhammadiyah Najih Prastiyo, serta Bendahara Umum Pemuda Muhammadiyah Machendra Setya Atmaja.
Ada juga pimpinan organisasi kepemudaan lintas agama seperti Ketua Umum GAMKI Sahat Sinurat dan Sekretaris Jenderal Peradah Pandu Winata.
Pertandingan sepak bola tak pertama kalinya dilakukan Gibran.
Baca Juga: Usulan Purnawirawan Terancam Mejan, Pemakzulan Gibran Macet di Meja DPR?
Dia pernah bermain futsal bersama jurnalis untuk menjalin kedekatan.
Dia juga mengaku suka bermain futsal dan olahraga lainnya di sela-sela kesibukannya.
Hubungan Gibran dengan Muhammadiyah
Gibran cukup dekat dengan organisasi Muhammadiyah.
Dia pernah menyatakan bahwa Muhammadiyah banyak membantunya ketika menjabat sebagai Wali Kota Solo.
Ini mengindikasikan adanya kerja sama dan dukungan dari organisasi Muhammadiyah di tingkat lokal.
Gibran sebagai Wakil Presiden terpilih secara terbuka memuji kualitas kader-kader Muhammadiyah.
Kakak Kaesang Pangarep ini bahkan menyebutkan ada sejumlah kader Muhammadiyah yang menduduki posisi krusial di Kabinet Merah Putih, salah satunya Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti.
Hal ini menunjukkan pengakuan Gibran terhadap kontribusi Muhammadiyah dalam pembangunan bangsa.
Setelah Prabowo-Gibran ditetapkan sebagai Presiden dan Wakil Presiden, Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah menyampaikan wejangan dan harapan agar pemerintahan baru dapat menjalankan mandat rakyat dengan baik.
Pemerintah diharapkan mengutamakan kepentingan bangsa, dan bekerja untuk kemajuan Indonesia.
Hal ini menunjukkan peran Muhammadiyah sebagai organisasi keagamaan dan kemasyarakatan yang memberikan pandangan dan harapan konstruktif kepada pemerintah.
Muhammadiyah juga membantah adanya dukungan terhadap wacana pemakzulan Gibran.
Ini menunjukkan Muhammadiyah berpegang pada prinsip tidak terlibat dalam politik praktis dan menghindari isu-isu yang dapat memecah belah.
Kontributor : Tinwarotul Fatonah
Tag
Berita Terkait
-
Pemakzulan Gibran Belum Dibahas Parlemen, Surat Misterius Lain Diterima DPR
-
Forum Purnawirawan Terbelah? Muncul Surat Tandingan di Meja DPR, Minta Gibran Tak Dimakzulkan
-
Kesulitan Gunakan Arit Saat Potong Tebu, Wapres Gibran Bikin Warganet Heran: Jadi Bisanya Apa?
-
Heboh Pemakzulan Gibran, Ini Deretan Negara Paling Sering 'Pecat' Pemimpinnya
-
Bahas Hilirisasi Kemenyan, Wapres Gibran Diolok-olok Bak Anak Sekolah Imbas 5 Kali Ucap Kalimat Ini
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang
-
Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang
-
Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA
-
Kepercayaan Polri Tembus 82,4 Persen, Habiburokhman: Jangan Puas Diri, Terus Berbenah
-
Prabowo Tanya Akademisi: Kenapa 81 Tahun RI Tidak Bisa Bikin Mobil Buatan Sendiri?
-
Sikat Parkir Liar di Cawang, 250 Personel Gabungan Derek Mobil yang Nekat Bandel!
-
Perempuan Didorong Jadi Aktor Utama Ekonomi Restoratif, Tak Lagi Sekadar Penerima Manfaat
-
Terkuak! Ini Pemicu Longsor Petamburan: Dari Abrasi Kali BKB hingga Bangunan di Sempadan
-
Sekjen Partai Buruh Ferri Nuzarli Mundur! 1,3 Juta Anggota ORI Kompak Tinggalkan Partai
-
Prabowo Singgung Kegaduhan Usai Pemilu, Istana Langsung Klarifikasi