Masih banyak pembuat kebijakan yang belum memahami isu polutan super. Padahal, dampaknya luas dan lintas sektor. Edukasi perlu ditingkatkan di bidang pertanian, transportasi, energi, hingga kesehatan masyarakat.
“Apakah Anda bekerja di bidang pertanian, transportasi, energi, atau kesehatan masyarakat—polutan ini relevan dengan bidang Anda.”
2. Memperkuat Pengukuran
Tanpa data, tidak ada intervensi yang tepat. Pemantauan dengan satelit, sensor, dan jaringan lokal sangat dibutuhkan untuk mengetahui sumber dan besaran emisi.
“Kita tidak dapat mengelola apa yang tidak kita ukur.”
3. Mengintegrasikan Kebijakan
Kebijakan udara bersih dan iklim tidak bisa lagi berjalan terpisah. Contoh suksesnya adalah Program Udara Bersih Afrika yang mendukung aksi lintas sektor di berbagai negara.
“Kebijakan iklim dan kualitas udara harus dirancang bersama.”
4. Mendukung Penelitian
Baca Juga: Mengapa Ekowisata dan Pariwisata Berkelanjutan Penting untuk Masa Depan?
Masih banyak pertanyaan belum terjawab. Seperti, seberapa beracun karbon hitam dibanding PM2.5? Atau, bagaimana membedakan dampak ozon dari efek gelombang panas?
“Mengisi celah ini akan membantu kita menargetkan intervensi dengan lebih efektif.”
5. Menanamkan dalam Rencana Nasional
Polutan super perlu dimasukkan ke dalam Nationally Determined Contributions (NDC) atau rencana iklim nasional yang akan diperbarui tahun ini.
“Dimasukkannya polutan super dalam beberapa rencana aksi nasional merupakan tanda positif.”
6. Melibatkan Sektor Swasta
Perusahaan memiliki peran strategis. Mereka bisa mulai dari hal sederhana: mengukur dan melaporkan emisi non-CO.
“IKEA, misalnya, telah mengambil langkah-langkah ke arah ini.”
Peluang Ekonomi dan Keadilan Sosial
Selain manfaat lingkungan dan kesehatan, pengurangan polutan super juga mendatangkan keuntungan ekonomi. Udara bersih mengurangi beban layanan kesehatan dan meningkatkan produktivitas.
“Udara yang lebih bersih berarti biaya perawatan kesehatan yang lebih rendah dan produktivitas yang lebih tinggi.”
Di kawasan seperti Asia Tenggara, kerja sama lintas negara bisa mengubah masa depan. Sebab polusi udara tak mengenal batas wilayah.
“Di wilayah seperti Asia Tenggara, tindakan terkoordinasi dapat mengubah hasil kesehatan masyarakat.”
Koalisi Iklim dan Udara Bersih akan segera merilis laporan terbaru yang memperkirakan besarnya kerugian ekonomi bila tidak ada tindakan cepat terhadap polutan super.
“Ini bukan sekadar masalah iklim. Ini masalah kesehatan. Ini masalah kesetaraan. Dan ini adalah kesempatan yang tidak boleh kita lewatkan.”
Langkah-langkah untuk mengatasi polutan super kini semakin jelas. Waktunya bukan hanya menyadari ancaman, tapi juga menjalankan solusi—sebelum terlambat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Tarif Ojol untuk Antar Barang dan Makanan Bakal Diatur Kemkomdigi, Ini Aturannya
-
Lagu 'Bella Ciao' Bercerita Tentang Apa? Dinyanyikan Massa Demo BEM UI di Bundaran HI
-
Detik-Detik Mobil SPPG Magetan Terguling Usai Hantam Tiang Wi-Fi
-
Skandal Rasisme Media Inggris, Kemarahan Rakyat di Balik Kematian Profesor Cambridge
-
81 Tahun Indonesia Merdeka, Mengapa Kita Masih Takut Menatap Masa Depan?
-
Sudah Akui Terima Duit Tambang, Bebizie Belum Juga Kembalikan Uang ke KPK
-
7 Sifat Belah Ketupat dan Rumus Menghitung Luas serta Kelilingnya
-
Ungkap Terima Kasih ke Barca, Ferran Torres Mulai Babak Baru Bersama PSG
-
Sama-Sama Kasual, Ini Perbedaan Sandal Gunung dan Sandal Pantai yang Perlu Kamu Tahu
-
Tinted Sunscreen Mengandung Niacinamide dan Ceramide Apa Ada? Ini Rekomendasinya