Suara.com - Presiden RI Prabowo Subianto terekam kamera sempat berbicara pelan-pelan kepada Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad, saat hendak memasuki pesawat kepresidenan yang akan membawanya ke Arab Saudi, Selasa (1/7/2025).
Momen di Landasan Udara (Lanud) Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, tersebut tentu menjadi pemandangan tak biasa, dan mengundang tanda tanya besar.
Tepat beberapa langkah sebelum menaiki tangga pesawat kepresidenan, Presiden Prabowo tiba-tiba menghentikan langkahnya.
Bukan untuk lambaian tangan terakhir, melainkan untuk sebuah percakapan yang tampak serius selama kurang lebih dua menit dengan orang kepercayaannya, Dasco.
Sontak saja peristiwa yang terjadi selama dua menit itu menyita perhatian.
Dalam rutinitas protokoler yang biasanya berjalan kaku dan cepat, jeda dua menit untuk sebuah obrolan empat mata di tengah landasan pacu adalah sebuah anomali.
Di dekat mereka, berdiri Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, yang tampak menyimak dengan saksama interaksi antara Presiden dan Wakil Ketua DPR sekaligus Ketua Harian Partai Gerindra tersebut.
Bahasa tubuh ketiganya menjadi sorotan.
Prabowo terlihat memberikan arahan dengan gestur tegas, sementara Dasco mendengarkan dengan penuh perhatian.
Baca Juga: Sengketa Blang Padang: Tanah Wakaf Sultan Aceh untuk Masjid Raya
Gibran, sang wakil, memilih untuk mengamati dari dekat, seolah memahami pentingnya pesan yang sedang disampaikan dalam momen krusial tersebut.
Apa yang begitu mendesak sehingga harus dibicarakan di detik-detik terakhir sebelum keberangkatan?
Ketika coba dikonfirmasi usai pesawat kepresidenan lepas landas, Sufmi Dasco Ahmad justru memberikan jawaban yang semakin menambah aura misteri pada percakapan itu.
Sambil tertawa, ia mencoba mengelak namun secara bersamaan mengonfirmasi bahwa ada sesuatu yang penting dibicarakan.
"Ha-ha-ha... jangan, mau tau saja. Itu percakapan rahasia," kata Dasco.
Dia lantas menambahi, "Tapi tadi lihat kan, bicaranya sambil ketawa-ketawa."
Berita Terkait
-
Sengketa Blang Padang: Tanah Wakaf Sultan Aceh untuk Masjid Raya
-
Setelah Lama Kosong, Indonesia akan Punya Duta Besar untuk AS, Siapa?
-
Pamer ke Prabowo, Kapolri Listyo Klaim Indonesia Aman Serangan Teroris: Zero Attack Sejak 2023
-
Sri Mulyani Ungkap Strategi RAPBN 2026 di Bawah Perintah Prabowo
-
Was wes wos Pemilu Nasional-Daerah Dipisah MK hingga Update Usul Pemakzulan Gibran
Terpopuler
- Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Meutya Hafid Ungkap Modus Baru Penipuan, Pelaku Ngaku Anggota DPR lalu Minta Sumbangan
-
Amien Rais Ingatkan Prabowo: Hati-hati dengan 'All the President's Men' yang Bermental Bejat
-
Meutya Hafid Beberkan Hasil Pemberantasan Judol: 3,4 Juta Situs Ditutup, Ribuan Rekening Diblokir
-
Kecil Korban Bullying Besar Jadi Pembunuh Hamas, Ini Tampang Direktur Mossad Baru Roman Gofman
-
Kementerian P2MI Luncurkan Gerakan Nasional Migran Aman untuk Perkuat Pelindungan PMI
-
Prabowo Tambah Kekuatan Militer RI, 6 Jet Rafale hingga Rudal Meteor Diserahkan ke TNI
-
Ribuan Warga Menonton Kirab Budaya Napak Tilas Padjadjaran, KDM: Berdampak Positif bagi Ekonomi
-
Jakarta Catat 6 Suspek Hantavirus, Aktivitas Bersih-Bersih Rumah Bisa Jadi Pemicu Paparan
-
Guntur Romli Soal Ucapan 'Rakyat Desa Tak Pakai Dolar': Kalau di Cerdas Cermat, Skornya Minus 5
-
Bagi Masyarakat Adat Malaumkarta, Egek Jadi Ritual Menjaga Laut dari Ancaman Eksploitasi