Kini, embrio tumbuh dalam rahimnya, dan usia kandungan telah menginjak lima bulan.
“Saya bahkan masih belum bisa percaya ini nyata,” ujar perempuan yang menggunakan nama samaran Rosie, seperti dikutip dari New York Time, Minggu (6/7/2025).
“Selama ini rasanya tak ada harapan. Saya tidak terlalu tua, tapi dalam ukuran kesuburan, waktu saya hampir habis.”
Dr. Williams mengatakan, STAR hadir bukan hanya sebagai teknologi, tapi sebagai peluang kedua bagi pria yang telah lama diberi vonis ‘tak bisa menjadi ayah’.
Biaya yang dibutuhkan untuk keseluruhan proses STAR, termasuk pencarian dan pembekuan sperma, dikatakan kurang dari $3.000 — jauh lebih rendah dari biaya IVF konvensional yang bisa mencapai puluhan ribu dolar.
Namun, meski menjanjikan, sejumlah pakar meminta masyarakat tak terburu-buru menaruh harapan besar.
“Ini inovatif, tapi masih butuh pengujian jangka panjang,” ujar Robert Brannigan, presiden terpilih American Society for Reproductive Medicine, kepada Washington Post.
Terobosan ini hadir di tengah meningkatnya kasus infertilitas pria secara global.
Penelitian menunjukkan bahwa jumlah sperma pria di negara-negara Barat menurun lebih dari 50% dalam empat dekade terakhir.
Baca Juga: Kartika Putri Hamil Anak Ketiga, Habib Usman Targetkan Punya 7 Anak
Faktor gaya hidup, paparan lingkungan, dan kesehatan metabolik seperti obesitas diduga menjadi penyebab utama.
Bagi Rosie dan suaminya, STAR bukan sekadar teknologi — ini adalah keajaiban yang membuat mimpi mereka menjadi kenyataan.
Jika tak ada kendala, bayi mereka diperkirakan lahir pada Desember mendatang. Dan bagi dunia medis, ini bisa menjadi awal dari era baru dalam penanganan infertilitas pria.
Berita Terkait
-
Kartika Putri Hamil Anak Ketiga, Habib Usman Targetkan Punya 7 Anak
-
AI dan Ekspektasi Emosional: Siapa yang Mengendalikan Siapa?
-
Honor MagicBook Art 14 (2025) Rilis: Usung Layar OLED 3.1K, RAM 32 GB, dan Fitur AI
-
Tsamara Amany: Manusia Makin Malas Interaksi Langsung, Pilih "Ngobrol" Sama AI?
-
Telkomsel Percepat Digitalisasi UKM: Ini Dia 12 Finalis DCE 2025 yang Siap Mendunia!
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
Terkini
-
Tak Peduli Lokasi Munas, HIPMI Jaya: Di Mana Pun Oke, Yang Penting Jangan Pecah!
-
Aksi Kamisan di Istana: Menagih Janji Negara yang Hobi Lupa pada Korban Penghilangan Paksa
-
PKS Salurkan Hewan Kurban hingga ke Wilayah Bencana Banjir Sumatra
-
Misteri Kematian WNA Korea di Bekasi: Ada Luka Benda Tajam dan Tumpul di Tubuh Korban
-
Keracunan atau Apa? 8 Fakta Tewasnya Sekeluarga di Tenda Kamping Temanggung
-
PDIP Remehkan Safari Politik Jokowi: Jadi Presiden Saja Tak Bisa Loloskan PSI, Apalagi Sekarang
-
PBB Dikabarkan Masukkan Israel ke Daftar Hitam Kekerasan Seksual di Zona Konflik
-
DPR Restui TNI Buru Begal Jakarta, Tapi Ingatkan Aturan Main
-
Bukan Pesantren! Padepokan Padhang Ati Pekalongan Ternyata Bodong, Pimpinannya Cabuli Banyak Wanita
-
Gus Lilur: MBG Pasti Meroket Jika Tanpa Copet