- Seorang terapis SPA berinisial SM (23) ditemukan meninggal dunia di kamar kos Kayuringin Jaya, Bekasi Selatan, pada Rabu (7/1/2026).
- Polda Metro Jaya berhasil menangkap terduga pelaku berinisial Ahmad Riansa di Kabupaten Lebak, Banten, pada Minggu malam (11/1/2026).
- Penemuan jenazah dipicu karena korban tidak dapat dihubungi dan ditemukan setelah keluarga mendobrak paksa pintu kamar kos.
Suara.com - Seorang terapis SPA berinisial SM (23) ditemukan tewas di dalam kamar Kos Al-Ash, Jalan Letnan Arsyad Raya No. 3, Kayuringin Jaya, Bekasi Selatan, Kota Bekasi. Polisi menduga korban tewas akibat dibunuh.
Polda Metro Jaya telah menangkap terduga pelaku berinisial Ahmad Riansa. Penangkapan dilakukan di Kampung Sanding, Kelurahan Sumurbandung, Kecamatan Cikulur, Kabupaten Lebak, Banten, pada Minggu (11/1/2026) sekitar pukul 23.30 WIB.
“Dilakukan penangkapan terhadap Ahmad Riansa,” kata Kasubdit 3 Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Ressa F. Marasabessy kepada wartawan, Senin (12/1/2026).
Kematian korban diketahui pada Rabu (7/1/2026) sekitar pukul 20.26 WIB. Jenazah SM ditemukan di kamar kos setelah keluarga korban mendatangi lokasi karena korban tidak dapat dihubungi sejak siang hari.
AS, yang mengaku keluarga korban, datang ke kos atas permintaan ibu kandung korban.
“Dikarenakan korban tidak bisa dihubungi sejak siang,” jelas Ressa.
Setibanya di lokasi, pintu kamar korban digedor namun tidak ada jawaban. AS kemudian meminta bantuan pengurus kos berinisial DRH. Karena pintu terkunci dari dalam, kamar dibuka menggunakan kunci duplikat.
“Pada saat pintu terbuka melihat korban sudah dalam keadaan tidak bernyawa,” ungkapnya.
Di sekitar tubuh korban, polisi menemukan botol berisi cairan pembersih toilet serta muntahan. Polisi masih melakukan pendalaman untuk mengungkap penyebab pasti kematian korban dan peran terduga pelaku.
Baca Juga: Misteri 40 Menit di Kamar Mandi, Misri Puspita Bakal Bersaksi di Sidang Pembunuhan Brigadir Nurhadi
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Lingkaran Setan Kekerasan di Balik Seragam: Mengapa Polisi Junior Terus Jadi Korban Senior?
-
Bareskrim Ambil Alih Pengejaran Ko Erwin, Bandar Narkoba Terkait Kasus AKBP Didik
-
WNA Australia Terinfeksi Campak Usai Kunjungi RI, Kemenkes Percepat Imunisasi MR untuk Anak PAUDTK
-
Pramono Anung Instruksikan Perluasan Akses Jalan Guna Urai Kemacetan Flyover Latumenten
-
KPK Telusuri Pemilik Lima Koper Berisi Uang Rp5 Miliar dalam Kasus Bea Cukai
-
DPRD DKI Kritik Impor 3.100 Sapi oleh Pramono Anung, Dinilai Tak Sejalan UU Pangan
-
Habib Jafar: Ramadan Momentum Jadi Muslim Kaya Hati, Bukan Sekadar Kaya Materi
-
Hakim Tetapkan Kerugian Negara Kasus Korupsi Minyak Pertamina Sebesar Rp9,4 Triliun
-
Divonis 9 Tahun Penjara, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Sebut Fakta Sidang Diabaikan
-
Ancaman Nyata dari AS hingga AI: Bagaimana RI Menjaga 'Benteng' Pembangunan Nasional di 2026?