- Hujan deras sejak Senin pagi (12/1/2026) menyebabkan genangan air meluas, mengganggu signifikan aktivitas warga DKI Jakarta.
- PT Transjakarta menyesuaikan operasional masif pada beberapa koridor karena jalur lintasan tergenang air yang meninggi.
- Beberapa koridor, seperti 5, 9, dan 10, memendek rute, sementara koridor 12 serta 14 sementara berhenti beroperasi.
Suara.com - Hujan deras yang mengguyur wilayah DKI Jakarta sejak Senin (12/1/2026) pagi menyebabkan sejumlah ruas jalan tergenang air hingga mengganggu aktivitas warga.
Kondisi cuaca ekstrem ini berdampak signifikan pada operasional layanan transportasi umum andalan warga ibu kota, yakni Transjakarta.
Pihak PT Transjakarta melalui akun media sosial resminya mengumumkan adanya penyesuaian layanan secara masif di berbagai koridor akibat genangan air yang meninggi di jalur lintasan.
Layanan Koridor 5 dengan rute Kampung Melayu - Ancol terpaksa mengalami perpendekan rute menjadi hanya melayani sampai Jembatan Merah.
"Ada genangan air di sekitar Pademangan," bunyi informasi tertulis yang disampaikan.
Nasib serupa juga dialami oleh pelanggan Koridor 9 rute Pinang Ranti - Pluit yang rutenya kini dipangkas hanya sampai Grogol Reformasi.
"Ada genangan air pada jalur yang dilalui," lanjut pihak Transjakarta dalam penjelasannya.
Tak hanya itu, Koridor 10 rute PGC - Tanjung Priok juga harus memperpendek jangkauan layanan mereka menjadi hanya sampai Cempaka Putih akibat jalur yang tak bisa dilalui.
Situasi yang lebih parah terjadi pada Koridor 12 dan Koridor 14, yang untuk sementara waktu tidak dapat melayani pelanggan.
Baca Juga: Daftar Pengalihan Rute Transjakarta Selama Demo Buruh di Depan Istana
Manajemen Transjakarta menegaskan langkah drastis ini diambil semata-mata karena jalur yang biasa dilalui tertutup genangan air.
Penghentian operasional dan pemangkasan rute ini bersifat situasional dan dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti kondisi surutnya air di lapangan.
Masyarakat yang biasa menggunakan rute-rute terdampak diimbau untuk mencari alternatif moda transportasi lain guna menghindari penumpukan penumpang di halte.
Warga diminta untuk terus waspada dan memantau perkembangan situasi terkini melalui kanal informasi resmi agar tidak terjebak di tengah perjalanan.
Berita Terkait
-
Dermaga Halte Buaran Diseruduk Kendaraan Pribadi, TransJakarta Koridor 11 Terpaksa Alihkan Rute
-
Sinyal Tarif Transjakarta Naik Menguat? Anggaran Subsidi Dipangkas, Gubernur Buka Suara
-
Subsidi Dipangkas, Pemprov DKI Jamin Tarif Transjakarta hingga MRT Tak Bakal Melejit di 2026
-
Daftar Pengalihan Rute Transjakarta Selama Demo Buruh di Depan Istana
-
Macet Parah di Grogol, Sebagian Layanan Transjakarta Koridor 9 Dialihkan via Tol
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Gus Ipul: 869 Ribu Peserta BPJS PBI Aktif Kembali
-
Riva Siahaan Dinilai Tak Nikmati Uang Korupsi: Hakim Bebaskan Uang Pengganti, Blokir Rekening Dibuka
-
Jakarta Darurat Lapangan Padel 'Bodong', 185 Bangunan Tak Berizin Terancam Ditertibkan Satpol PP
-
Vonis Korupsi Tata Kelola Minyak: Eks Dirut Pertamina International Shipping Dihukum 9 Tahun Penjara
-
Lingkaran Setan Kekerasan di Balik Seragam: Mengapa Polisi Junior Terus Jadi Korban Senior?
-
Bareskrim Ambil Alih Pengejaran Ko Erwin, Bandar Narkoba Terkait Kasus AKBP Didik
-
WNA Australia Terinfeksi Campak Usai Kunjungi RI, Kemenkes Percepat Imunisasi MR untuk Anak PAUDTK
-
Pramono Anung Instruksikan Perluasan Akses Jalan Guna Urai Kemacetan Flyover Latumenten
-
KPK Telusuri Pemilik Lima Koper Berisi Uang Rp5 Miliar dalam Kasus Bea Cukai
-
DPRD DKI Kritik Impor 3.100 Sapi oleh Pramono Anung, Dinilai Tak Sejalan UU Pangan