Suara.com - Harapan untuk memiliki anak kandung kembali menyala bagi pasangan yang telah hampir dua dekade menanti buah hati.
Semua berkat teknologi AI (kecerdasan buatan) mutakhir yang berhasil menemukan sperma dalam tubuh pria yang sebelumnya divonis mandul total.
Pasangan yang identitasnya disamarkan ini kini tengah menanti kelahiran anak pertama mereka, setelah 19 tahun menjalani berbagai upaya yang sia-sia.
Keajaiban ini datang dari terobosan medis bernama STAR, kependekan dari Sperm Tracking and Recovery, yang dikembangkan oleh tim ahli dari Columbia University.
Selama bertahun-tahun, sang suami didiagnosis menderita azoospermia — kondisi di mana air mani tampak normal, namun tidak mengandung satu pun sperma hidup.
Dalam kondisi seperti ini, pilihan yang tersedia biasanya terbatas: menggunakan donor sperma, atau menjalani operasi invasif yang menyakitkan untuk mencari kemungkinan adanya sperma dalam jaringan testis.
Namun Dr. Zev Williams, direktur Pusat Fertilitas Columbia, merasa pendekatan medis selama ini terlalu kuno.
Ia bersama timnya menggali inspirasi dari dunia astronomi — tepatnya cara ilmuwan mendeteksi planet tersembunyi di galaksi jauh.
Hasilnya adalah STAR, sistem berbasis AI yang dirancang untuk mencari sesuatu yang nyaris tak terlihat: sperma yang tersembunyi di antara lautan sel mati.
Baca Juga: Kartika Putri Hamil Anak Ketiga, Habib Usman Targetkan Punya 7 Anak
Kemampuan STAR sungguh mencengangkan. Dalam satu uji coba, sistem ini berhasil menemukan puluhan sperma hanya dalam waktu satu jam pada sampel yang sebelumnya telah diperiksa selama dua hari penuh tanpa hasil oleh para embriolog.
Bagi pasangan yang menjalani program ini, prosesnya ternyata tak serumit yang dibayangkan. Sang suami hanya diminta menyerahkan sampel air mani.
Sistem STAR kemudian memindainya dengan teknologi pencitraan tingkat tinggi, menghasilkan jutaan gambar dalam hitungan menit.
Dari situ, AI mengenali sel sperma hidup. Meski hanya tiga sel yang berhasil ditemukan, itu sudah cukup untuk langkah berikutnya.
Sperma tersebut lalu diambil menggunakan alat robotik superpresisi, tanpa prosedur berisiko seperti sentrifugasi yang bisa merusak sel.
Setelah itu, sperma digunakan dalam proses fertilisasi in vitro (IVF), dan sel telur sang istri berhasil dibuahi dalam waktu kurang dari dua jam sejak sampel diambil.
Berita Terkait
-
Kartika Putri Hamil Anak Ketiga, Habib Usman Targetkan Punya 7 Anak
-
AI dan Ekspektasi Emosional: Siapa yang Mengendalikan Siapa?
-
Honor MagicBook Art 14 (2025) Rilis: Usung Layar OLED 3.1K, RAM 32 GB, dan Fitur AI
-
Tsamara Amany: Manusia Makin Malas Interaksi Langsung, Pilih "Ngobrol" Sama AI?
-
Telkomsel Percepat Digitalisasi UKM: Ini Dia 12 Finalis DCE 2025 yang Siap Mendunia!
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
Terkini
-
PDIP Desak Reformasi Total Polri: Hapus Dwifungsi dan Perkuat Pengawasan Eksternal
-
Tutup Rakernas I, PDIP Resmi Tegaskan Posisinya Sebagai Partai Penyeimbang: Kawal Pemerintahan
-
Permohonan RJ Eggi Sudjana Masuk, Polda Metro Tunggu Kesepakatan Pelapor di Kasus Ijazah Jokowi
-
Rekomendasi Rakernas PDIP: Tegaskan Kedaulatan NKRI dan Tolak Intervensi Asing atas Venezuela
-
Rekomendasi Rakernas PDIP: Desak Pilkada Tetap Langsung Dipilih Rakyat, Usul Ada E-voting
-
Polisi Periksa 12 Saksi Kasus Teror DJ Donny dan Influencer, Kapan Pelaku Ditangkap?
-
Ketua KONI Ponorogo Diperiksa KPK Terkait Dugaan Korupsi Bupati Nonaktif Sugiri Sancoko
-
Libatkan Ahli, Polisi Bedah Batas Kebebasan Berekspresi dalam Kasus Mens Rea Pandji Pragiwaksono
-
Prabowo Duga Ada Kekuatan Asing Bayar Segelintir Orang untuk Mengejek
-
Bantah Tak Kooperatif, Legislator Bekasi Nyumarno Sambangi KPK: Undangan Tak Sampai ke Alamat KTP